Ledakan Bom di Surabaya

Forkompinda dan FKUB Pontianak keluarkan Pernyataan Sikap ‎untuk Jaga Kamtibmas

Pemerintah kota Pontianak bersama Forkopimda dan FKUB kota Pontianak mengeluarkan pernyataan sikap untuk menyikapi situasi Kamtibmas.

Forkompinda dan FKUB Pontianak keluarkan Pernyataan Sikap ‎untuk Jaga Kamtibmas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HADI SUDIRMANSYAH
Pj Walikota Pontianak bersama Dandim 1207/BS dan Kapolresta Pontianak serta para tokoh agama yang tergabung di FKUB kota Pontianak mengelar rakor terkait membahas situasi kamtibmas di kota Pontianak. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah kota Pontianak bersama Forkopimda dan FKUB kota Pontianak mengeluarkan pernyataan sikap untuk menyikapi situasi Kamtibmas yang tejadi di Surabaya beberapa hari terakhir.

Pernyataan sikap tertuang saat di gelarnya rapat koordinasi ‎(Rakor) bersama Pj Walikota Pontianak dengan Forkompinda, Tokoh agama yang tergabung di Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kota Pontianak pada Selasa (15/5) sekitar pukul 15.00 WIB di ruang rapat Walikota Pontianak.

Dalam rakor tersebut di fokuskan ‎membahas keamanan di Kota Pontianak terkait kasus teroris di wilayah Surabaya, hadir dalam rakor tersebut Pj Walikota Pontianak Mahmudah, Dandim 1207/BS Pontianak Kol Inf Ulysess Sondang Manurung, Kapolresta Pontianak AKBP Wawan Kristyanto, Perwakilan Kemenag Kota Pontianak, FKUB kota Pontianak, Kesbangpolinmas, Satpol PP.

Baca: Viral! Beredar Video Santri Bawa Ransel dan Kardus Diperiksa Polisi di Jalanan

Pj Walikota Pontianak Mahmudah menuturkan dirinya mengharapkan aparat keamanan baik Polri maupun TNI untuk bersama-sama meningkatkan keamanan terlebih saat ini sedang dilaksanakan tahapan pilkwako, pilgub, serta kegiatan masyarakat lainnya yang menonjol.

Sementara Kapolresta Pontianak AKBP Wawan Kristyanto mengharapkan kepedulian semua pihak untuk lebih waspada, utamanya terkait hal teroris atau hal yang berbau menyimpang dari ideologi bangsa indonesia.

" termasuk diantaranya kepedulian terhadap lingkungan, waspadai kehadiran orang yang mencurigakan, tetapi diharapkan tidak boleh main hakim sendiri, tetapi segera laporkan kepada pihak berwajib,"katanya.

Di temui usai Rakor, Mantan Kapolres Landak ini teknis di lapangan, Polri bersama TNI yakni Kodim 1207 / BS jajaran akan melakukan patroli bersama, meskipun hal ini sudah di lakukan.

"Selain itu kita akan melakukan deteksi dini melalui RT/RW, Kecamatan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas hingga Polsek dan Koramil terus melakukan pengawasan dan menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat,"katanya.

Dikatakannya lagi," Namun perlu di tekan ditingkat‎ jajaran paling bawah yakni melakukan identifikasi setiap warga baru yang ada di sekitar, dan juga mengaktifkan kembali siskamling untuk meningkatkan kewaspadaan di lingkungan sekitar,"tegasnya.(hdi)

Isi ‎ Pernyataan Sikap

Isi ?pernyataan sikap
Isi pernyataan sikap (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HADI SUDIRMANSYAH)

Kami Pj Walikota Pontianak bersama unsur Forkominda dan Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Pontianak denfan ini menyatakan

* Mengutuk Keras Peristiwa Bom Bunuh Diri di Wilayah Surabaya
* Menolak Kelompok Tertentu Yang Menganut Paham Radikal dan Intoleransi
* Mengajak Seluruh Warga Kota Pontianak untuk menciptakan situasi yang kondusif dalam rangka pelaksanaan Pilkada, Pilleg dan Pilpres yang akan datang
* Mendukung aparat kepolisian dan aparat keamanan lainnya untuk pemberantasan aksi terorisme dan paham-paham radikal yang tidak seusai dengan Pancasila
* Mengimbau kepada seluruh komponen masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan situasi kota Pontianak yang aman dan kondusif.

Pontianak, 15 Mei 2018
Di tanda tangani
Pjs Walikota Pontianak Dra Mahmudah MM
Dandim 1207/BS Kol Inf Ulysses Sondang Manurung
Kapolresta Pontianak AKBP Wawan Kristyanto
FKUB kota Pontianak dan para tokoh agama.

‎Sumber : Polresta Pontianak

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help