Citizen Reporter

Dosen Peternakan Untan Ajarkan Beternak Kelinci yang Menguntungkan

Dalam rangka melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang merupakan salah satu tridarma perguruan tinggi

Dosen Peternakan Untan Ajarkan Beternak Kelinci yang Menguntungkan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Dosen Peternakan Untan Ajarkan Beternak Kelinci yang Menguntungkan 

Citizen Report
Duta Setiawan
Dosen Peternakan Untan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Dalam rangka melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang merupakan salah satu tridarma perguruan tinggi dosen prodi peternakan UNTAN latih beternak kelinci yang menguntungkan. Bertempat di rumah ketua kelompok ternak Armada Juherdi dilaksanakan pelatihan beternak kelinci yang baik (good farming practices) dan menguntungkan bagi para peternak.

Desa Ampera Raya merupakan daerah yang akan berkembang pesat karena terletak diwilayah strategis penyangga Kota Pontianak yang masyarakatnya sudah banyak mengkonsumsi berbagai macam jenis daging asal hewani.

"Kampung saya ini sekarang seperti kota yang tidak pernah mati siang maupun malam hari, banyak masyarakat yang membuka usaha makanan maupun rumah makan yang banyak membutuhkan daging baik daging ayam maupun daging kelinci yang sekarang memjadi primadona masyarakat di daerah saya. Kami beternak kelinci masih sambilan dan masih dalam jumlah yang sedikit. Bersyukur rasanya dari UNTAN dan HIMASITER mau berbagi ilmu melatih anggota kelompok kami agar sukses dan menguntungkan," kata Juherdi.

Baca: Murah Meriah! Yuk Cobain Paket Buka Puasa Grand Mahkota Pontianak

Perlu kita ketahui bahwa secara geografis Desa Ampera Raya berada di wilayah Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. Lokasi desa Ampera Raya berjarak 8 km sebelah utara kota Pontianak khususnya Universitas Tanjungpura. Luas wilayah Desa Ampera Raya 0,78 km2 dengan batas wilayah: Utara berbatasan dengan Sungai Landak (Desa Mega Timur), sebelah Timur berbatasan dengan Sungai Ambawang (Desa Sungai Ambawang Kuala), sebelah Selatan berbatasan dengan Parit Ampera Desa Durian Kecamatan Sungai Ambawang dan Kelurahan Saigon Kecamatan Pontianak Timur, sebelah Barat berbatasan dengan Kelurahan Tanjung Hulu Kecamatan Pontianak Timur.

Desa ini terdiri dari 2 dusun, yaitu Dusun Ampera Raya Dalam dan Dusun Ampera Raya Luar. Desa Ampera Raya merupakan desa dengan tingkat kepadatan penduduk tertinggi di wilayah Kecamatan Sungai Ambawang , yaitu 818 jiwa /km2 dengan jumlah penduduk 638 orang.

Peternakan kelinci skala kecil ada di desa Ampera Raya tapi perlu pengembangan usaha budidaya kelinci kedepan perlu diatur, guna dapat meningkatkan sistem agribisnis antara di peternak dan dimasyarakat sehingga kontinyuitas stock persediaan kelinci tetap aman ujar Rianto salah satu tokoh masyarakat setempat.

Baca: Tetap Waspada, Pangdam Achmad Supriyadi Pastikan Kalbar Kondusif‎

Pemateri dalam pelatihan itu Duta Setiawan pakar kelinci dari UNTAN mengatakan bahwa untuk menghasilkan iklim beternak kelinci yang baik perlu saling bekerjasama yang baik antar anggota kelompok ternak kelinci di Ampera Raya ini.

"Kalau peternak sudah pandai memelihara anakan kelinci yang baru lahir sampai lepas sapih maka akan menjadi peternak kelinci handal dan profesional kedepannnya, karena kelinci ini hewan yang lemah memelihara anak tapi kuat kawin dan menghasilkan anak yang cukup banyak 4-12 ekor. Induk ketika melahirkan biasanya stres, gagal menyusui, keguguran, melahirkan diluar sarangnya, kanibal maupun induk tidak memiliki sifat keibuan. Peternak perlu mengetahui penyebab utama kematian anak kelinci yang baru lahir yang cukup tinggi. Ada beberapa trik trik yang perlu diketahui oleh peternak untuk mengantisipasi agar anak kelinci bisa bertahan hidup sampai dewasa, menyiapkan pakan dan minum yang berkualitas. Memberi pakan yang cukup dan bernutrisi agar tidak kanibal dan mampu merangsang keluarnya air asi induk kelinci. Membantu membuat sarang kelinci yang nyaman dan luas. Biasanya kalau anak kelinci mati tidak segera dibuang dari sarangnya maka akan menimbulkan penyakit bagi anak kelinci lainnya," ucapnya

Pembicara kedua Dosen Senior UNTAN Ir Yeti Rohayeti, MMA menambahkan untuk memdapatkan keuntungan besar peternak perlu mebuat pakan sendiri dengan memanfaatkan bahan bahan limbah sayur di pasar serta limbah ampas sagu yang banyak terdapat di Desa Ampera Raya ini.

"Dengan menjalin keterkaitan dan keterikatan pra produksi ternak kelinci baik bibit, pakan, alat dan obat-obatan, menguasai proses produksi (sistem budidaya) dan pasca produksi/pengolahan dan pemasaran hasil maka peternak akan berhasil dan sukses dapat meningkatkan ekonomi keluarga," tutup Yeti.

Penulis: Ana Sesar Andani Pangarepo
Editor: listya sekar siwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help