Bagaimana Bisa Motorola Patenkan Ponsel Layar Lipat?

Kali ini Motorola ikut serta dalam persaingan dengan mematenkan sebuah desain ponsel layar yang bisa lipat.

Bagaimana Bisa Motorola Patenkan Ponsel Layar Lipat?
Motorola mematenkan desain smartphone layar lipat yang bisa menjadi sebuah tablet. (LetsGoDigital) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Persaingan untuk jadi vendor smartphone pertama yang meluncurkan ponsel layar lipat semakin memanas.

Kali ini Motorola ikut serta dalam persaingan dengan mematenkan sebuah desain ponsel layar yang bisa lipat.

Istimewanya, desain yang diusung oleh Motorola cukup berbeda
dengan para pesaingnya. Motorola mematenkan desain ponsel layar lipat yang bisa menjadi sebuah tablet.

Perusahaan yang kini berada di bawah naungan Lenovo ini diketahui telah mendapatkan paten tersebut pada akhir Maret lalu.

Dikutip KompasTekno dari Phonearena, Senin (14/5), desain paten ponsel ini memiliki ukuran yang cukup besar dan cukup tebal. Sehingga jika layar tersebut dibentangkan maka akan menjadi sebuah tablet yang layarnya lebih luas.

Dari desain tersebut, bentuk ponsel ini sepertinya akan menyerupai sebuah buku yang dapat dilipat secara simetris pada bagian tengahnya.

Tidak ada engsel yang disematkan Motorola pada desain ini sehingga dapat disimpulkan bahwa bagian yang terlipat sepenuhnya adalah layar dari ponsel tersebut.

Jika kita mengingat-ingat lagi beberapa waktu ke belakang, desain ini cukup mirip dengan paten yang diajukan oleh Samsung. Perbedaannya, paten milik Samsung tidak menjelaskan bahwa ponsel tersebut bisa berubah menjadi sebuah tablet.

Kendati demikian, cukup banyak pihak yang ragu ponsel dengan layar yang bisa dilekukkan ini bakal muncul dalam waktu dekat.

Pasalnya, merancang layar ponsel dengan material yang lebih fleksibel menjadi pekerjaan besar yang harus dipecahkan oleh vendor-vendor smartphone ternama di dunia.

Meski begitu, realisasi ponsel dengan layar yang bisa dilipat ini sangat layak untuk dinantikan. Bahkan kabarnya, ponsel layar lipat milik Samsung bakal segera diperkenalkan pada 2019 mendatang. (kompas.com)

Editor: Steven Greatness
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help