OPPO Demokan Panggilan Video 5G Pertama di Dunia dengan Teknologi 3D Structured

OPPO Global Research Institute yang berpusat di Shenzhen mengumumkan keberhasilannya saat mendemonstrasikan panggilan video 5G

OPPO Demokan Panggilan Video 5G Pertama di Dunia dengan Teknologi 3D Structured
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
OPPO Demokan Panggilan Video 5G Pertama di Dunia dengan Teknologi 3D Structured 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -  OPPO Global Research Institute yang berpusat di Shenzhen mengumumkan keberhasilannya saat mendemonstrasikan panggilan video 5G pertama di dunia menggunakan Teknologi 3D Structured Light. Demonstrasi ini mereproduksi gambar 3D potrait pada penerima jarak jauh menggunakan informasi yang dikumpulkan kamera 3D Structure Light pada smartphone OPPO dan prototipe terminal NR 5G dari Qualcomm Technologies. 

Keberhasilan demo teknologi inovatif ini menandai tonggak baru dalam penerapkan standar teknologi 5G pada industri dan memfasilitasi eksplorasi aplikasi baru di era 5G. Teknologi inovatif yang memamerkan teknologi canggih 5G dan 3D Structured Light Technology, menunjukkan potensi teknologi ini di masa depan dan perkembangan aplikasi pada terminal 5G yang mendukung UR (Ubiquitous Reality).

Baca: Bom Guncang Markas Polrestabes Surabaya, Ada Suara Adu Tembak

Demonstrasi Panggilan Video 5G dengan 3D Structured Light Technology, memanfaatkan perangkat OPPO R11s khusus dengan integrated structured light camera. Demo ini mengumpulkan informasi kedalaman warna dan 3D dari objek target dengan menggunakan sensor RGB dan integrated structured light camera. Informasi ini, ditransmisikan pada jaringan 5G, akhirnya dapat menampilkan objek target pada remote display screen.

Bai Jian, Director of the Hardware Research Center of OPPO Research Institute, mengatakan pemodelan 3D dinamis adalah dasar untuk panggilan video 3D. Keberhasilan video call 5G memanfaatkan 3D structure light technology menunjukkan inovasi OPPO yang didukung oleh pemahaman kebutuhan pengguna dan pengaplikasian teknologi terkini. 

Baca: Kadisporapar Kayong Utara Akui Jumlah Tour Guide Belum Memadai

"OPPO akan mengkomersilkan 3D structure light technology pada smartphone dan membawa terobosan teknologi ini kepada pelanggan kami dalam waktu sekitar 6 bulan kedepan," ujarnya.

Sementara Bai Jian, Director of the Hardware Research Center of OPPO Research Institute mengatakan OPPO terlibat dalam penelitian dan pengembangan 5G sejak 3 tahun yang lalu, dan secara aktif berpartisipasi dalam standardisasi internasional untuk mengembangkan produk 5G. 

"Pada Januari 2018, kami mengumumkan program percontohan 5G dengan Qualcomm Technologies, dan berdedikasi untuk menjadi produsen ponsel pintar pertama yang meluncurkan handset 5G pada 2019. ’kata Tang Hai, Director of the Standardization Research Group of OPPO Research Institute," ujarnya.

Tang Hai, Director of the Standardization Research Group of OPPO Research Institute mengatakan teknologi terbaru menampilkan kecepatan tinggi (eMBB), kapasitas besar (mMTC), dan latensi rendah (URLLC), teknologi 5G dianggap sebagai awal baru pada industri telekomunikasi seluler. 

Baca: Evakuasi Mayat Dalam Tongkang, Satu per Satu Mayat Dikeluarkan

"Pada awal standarisasi dan kematangan eMBB, OPPO bekerja untuk mengintegrasikan jaringan 5G dengan teknologi pencitraan dan sensor terbaru," ujarnya.

Director of Software Research Group of OPPO Research Institute, Chen Yan mengatakan bahwa mobile internet hampir menghilangkan batasan antara dunia fisik dan dunia digital, sementara konten 3D akan menjadi faktor untuk lebih meningkatkan pengalaman pengguna. 

Dengan teknologi pencitraan dan insight yang kami dapat tentang kebutuhan pengguna, OPPO berkomitmen untuk menyediakan aplikasi yang inovatif di masa mendatang. Dengan memanfaatkan 3D structure light technology, pengguna akan diberikan pengalaman dalam dunia mobile yang belum pernah dirasakan sebelumnya seperti Secure Payment, 3D Reconstruction, AR dan Game.

Penulis: Maskartini
Editor: listya sekar siwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help