Kapolsek Menyuke Hadiri Sosialisasi Kampung KB di Desa Kayuara, Ini Yang Disampaikan

Kapolsek Menyuke Iptu R Dolom Saribu menghadiri Sosialisasi dan pembinaan Kampung Keluarga Berencana (KB) di Desa Kayuara.

Kapolsek Menyuke Hadiri Sosialisasi Kampung KB di Desa Kayuara, Ini Yang Disampaikan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Kapolsek Menyuke Iptu R Dolok Saribu menyampaikan pesan kamtibmas saat menghadiri sosialisasi Kampung KB di Desa Kayuara pada Senin (14/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Kapolsek Menyuke Iptu R Dolom Saribu menghadiri Sosialisasi dan pembinaan Kampung Keluarga Berencana (KB) di Desa Kayuara dan berlangsung di Aula Kantor Desa Kayuara pada Senin (14/5/2018).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Landak ini, dihadiri perwakilan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Landak Mariamah Iskandar berserta tim.

Kepala Puskesmas Darit Edi beserta staf, Kepala Desa Kayuara Sinal, dan Bhabinkamtibmas Desa Kayuara Polsek Menyuke.

Dalam sambutannya, Mariamah Iskandar mengatakan tidak semua kampung bisa masuk program Kampung KB. Berbahagialah Desa Kayuara terpilih untuk menjadi percontohan Kampung KB di Kecamatan Menyuke.

Baca: Bhabinkamtibmas Bersama Warga Bangun Rumah Zainuddin

Ada beberapa kriteria untuk kampung KB, yaitu utama wilayah dan khusus. "Dalam hal kriteria utama, sebuah kampung harus memiliki syarat-syarat, seperti jumlah keluarga miskin diatas rata-rata tingkat Desa dimana Kampung atau RW tersebut berada," ujarnya.

Lanjutnya lagi, bagi yang membentuk setara Desa, jumlah keluarga miskin di Desa tersebut harus diatas rata-rata Kecamatan dimana Desa itu berada. "Selain itu, syarat utama lainnya adalah pencapaian KB di Desa tersebut sangat rendah," jelasnya.

Disampaikannya, Kampung KB merupakan gagasan Presiden yang dimaknakan sebagai pembangunan nasional yang berawal dari Desa.

Kampung KB juga dirancang sebagai upaya membumikan program KB, untuk mendekatkan akses pelayanan kepada keluarga dalam mengaktualisasikan 8 fungsi keluarga. Saat ini Kampung KB dijadikan sebagai upaya retalisasi program BKKBN.

Terwujudnya pembentukan Kampung KB yang lebih baik di Desa Kayuara ini, dapat betul-betul tercapai sesuai dengan program BKKBN. Bagi pemerintah dan masyarakat Desa, dapat membantu tugas dan fungsi Kepala Desa tentang program Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK)," harapnya.

Dengan demikian, Pemerintah dalam kualitas pelayanan pada masyarakat akan mempercepat dan mempermudah penyampaian informasi. "Terutama lada masyarakat dalam segala bidang," tutupnya.

Semetara itu Kapolsek Menyuke Iptu R Dolok Saribu mengatakan, Sosialisasi Kampung KB di Desa Kayuara ini dilakukan agar dapat menekan jumlah angka kelahiran dan pertambahan penduduk. Sehingga masyarakat Desa Kayuara menjadi keluarga yang harmonis.

Kapolsek juga memberikan himbauan kamtibmas terkait informasi Hoax dan mengajak warga untuk menolak dan memerangi informasi Hoax menjelang Pilkada Tahun 2018. Serta mengajak masyarakat mendukung Polri untuk memberantas terorisme.

"Jika Bapak dan Ibu ada melihat atau menjumpai hal-hal yang mencurigakan disekitar rumah, terutama aksi teror atau tindak pidana. Segera laporkan kepada pihak Kepolisian, serta untuk aparatur Desa jika ada tamu datang di Desa wajib untuk bertanya atau menegur agar tamu tersebut lapor dengan aparat Desa," himbaunya (*)

Penulis: Alfons Pardosi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help