DKPP Ketapang Berupaya Tingkatkan Kreatifitas Masyarakat

Kegiatan tersebut diselenggarakan kerja sama dengan Tim Penggerak Pembina Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Ketapang.

DKPP Ketapang Berupaya Tingkatkan Kreatifitas Masyarakat
Ketua Panitia LMC B2SA DKPP Ketapang, Elly Hendrawati saat diwawancarai awak media di Kantor DKPP Ketapang, Senin (14/5). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG, – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Ketapang menyelenggarakan Lomba Cipta Menu Berimbang Bergizi Seimbang dan Aman (LMC B2SA) Berbasis Sumber Daya Lokal 2018 di halaman depan kantornya, Senin (14/5).

Kegiatan tersebut diselenggarakan kerja sama dengan Tim Penggerak Pembina Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Ketapang.

Baca: Video Detik-detik Polisi Selamatkan Bocah Diduga Anak Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Surabaya

Serta berkolaborasi sama instansi terkait seperti Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan Ketapang, Bulog dan lainnya.

Hal itu diungkapkan Ketua Panitia Kegiatan, Elly Hendrawati. Kegiatan ini berdasarkan petunjuk dari Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Priovinsi,” kata Elly juga menjabat sebagai Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPP Ketapang saat kegiatan berlangsung.

Baca: Persebaya vs Persib Terancam Ditunda Efek Bom Surabaya, Manajer Persebaya Angkat Suara

Pihaknya melaksanakan kegiatan ini rutin tiap tahun melalui Bidang Ketahanan Pangan DKPP Ketapang. Kemudian pada 2018 ini sengaja dilaksanakan menjelang Ramadan karena dikaitkan dengan pagelaran bazar penjualan pangan pokok daerah.

“Jadi kita nanti ada menjual beras, tepung, telur dan lain sebagainya. Semuanya produk lokal dari UMKM (uhasa mikro kecil dan menegah-red) di Ketapang,” ungkapnya.

Ia menjelaskan pada lomba ini ada dua kategori yakni pengembangan resep dan menu olahan keluarga. Serta kategori kreatifitas pengolahan menu dan pangan lokal yang digunakan sebagai potensi daerah. Pemenangnya mulai juara satu hingga empat.

“Peserta yang berhasil memenangkan perlombaan akan diberikan hadiah berupa piala, piagam penghargaan dan uang pembinaan. Semuanya dari anggaran pendapatan dan belanja daerah Ketapang melalui DKPP Ketapang,” tuturnya.

Pihaknya berharap melalui kegiatan ini bisa meningkatkan kreatifitas masyarakat dalam hal pengolahan makanan. Kemudian merubah menset masyarakat tidak hanya sekadar makan tapi makanannya harus menu B2SA.

“Kita juga berharap melalui pengembangan kreatifitas maka ibu-ibu bisa menyajikan menu beragam untuk keluarganya. Bahkan bisa menjadi nilai ekonomis ketika hasil kreatifitasnya memiliki nilai jual dan diminati orang banyak,” ujarnya. 

Penulis: Subandi
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help