Ledakan Bom di Surabaya

Pemkot Pontianak Kutuk dan Sampaikan Bela Sungkawa Terhadap Aksi Teror Surabaya

Peristiwa keji yang menewaskan beberapa korban dan melukai puluhan korban lainnya di Surabaya

Pemkot Pontianak Kutuk dan Sampaikan Bela Sungkawa Terhadap Aksi Teror Surabaya
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Pjs Wali Kota Pontianak, Mahmudah saat menghadiri rapat paripurna istimewa masa persidangan kedua tahun sidang 2016/2017 DPRD kota Pontianak di ruangan rapat paripurna DPRD kota Pontianak, Senin (23/4/2018) pukul 14.00 WIB. Rapat paripurna ini mengagendakan penyampaian keputusan DPRD kota Pontianak tentang rekomendasi DPRD kota Pontianak terhadap laporan keterangan pertanggung jawaban Wali kota Pontianak tahun anggaran 2017 dan tentang pokok-pokok pikiran DPRD kota Pontianak tahun 2019. Rekomendasi yang disampaikan sangat penting sebagai bahan evaluasi bagi kepala daerah untuk melakukan perbaikan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah kedepan yang meliputi bidang pemerintahan, bidang pembangunan dan pariwisata, bidang keuangan dan perekonomian serta bidang sosial kemasyarakatan. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Peristiwa keji yang menewaskan beberapa korban dan melukai puluhan korban lainnya di Surabaya dengan meledakkan bom di tiga lokasi mendapat keprihatinan yang mendalam dari Pemerintah Kota Pontianak.

Pjs Wali Kota Pontianak, Mahmudah mengatakan baik secara pribadi maupun atas nama Pemkot Pontianak berduka sedalam-dalamnya pada korban yang meninggal maupun yang terluka.

"Saya secara pribadi dan Pemkot Pontianak menyesalkan kejadian ini, kita berduka sedalam-dalamnya kepada korban ledakan baik yang meninggal, maupun yang terluka," ucap Mahmuda saat diwawancarai, Minggu (13/5/2018).

Baca: KPU Provinsi Kalbar Gelar Penyampaian Hasil Verifikasi Administrasi Peserta Pemilu Tahun 2019

Adanya kejadian tersebut ia mengimbau pada masyarakat Pontianak khususnya atar tetap tenang dan menahan diri agar tidak terprovokasi oleh kejadian yang sangat melukai umat ini.

"Kita hendaknya tetap menjaga persatuan dan merawat kebhinnekaan ini, kita mengutuk atas peristiwa yang dilakukan oleh oknum-oknum yang sengaja memprovokasi bangsa Indonesia dan menebarkan ketakutan," tambahnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk menghentikan penyebaran foto dan video korban aksi teror.

Menurutnya apabila masyarakat menyebarkan dan membagikan maka itu justru tujuan dari para teroris, yakni menebarkan rasa takut di tengah masyarakat.

Baca: Songsong Pemilu, DPD Golkar Kalbar Gelar Orientasi Fungsionaris

Masyarakat seharusnya menebarkan kasih sayang dan rasa damai melalui berbagai media.

"Saya berharap pula agar masyarakat tetap tenang menghadapi semua kejadian ini, mari menyerahkan sepenuhnya kepada aparat keamanan dan masyarakat dapat membantu kerja aparat keamanan dengan melaporkan hal-hal yang mencurigakan di sekeliling," pungkasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: listya sekar siwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help