Target Besar Hanura di Pemilu, Pengamat : Perlu Kerja Keras

Mengacu hasil survei selama ini, Hanura bisa mempertahankan kursi sampai dengan sekarang sudah baik, jika meningkat tentu jadi target semua partai.

Target Besar Hanura di Pemilu, Pengamat : Perlu Kerja Keras
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIDHO PANJI PRADANA
Pengamat Politik Untan, Ngusmanto 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengamat Politik Untan, Dr. H. Ngusmanto, M.Si menilai  Hanura ini termasuk partai menengah, tidak tinggi suaranya namun juga tidak terlalu rendah, dan termasuk partai kelas menengah untuk level partai yang ada di Indonesia.

Kemudian sebagai partai menengah, jika mempunyai target untuk memenangkan semua pilkada yang dijagokan adalah hal biasa. Semua partai punya target seperti itu, jika secara realistisnya memang untuk memenangkan suatu yang sulit, tetapi jika menjadi target dan ungkapan adalah suatu hal biasa.

Baca: Oso Turut Apresiasi Penghargaan Kepada Putra dan Putri Terbaik Bangsa Oleh Universitas Tanjungpura

Setiap partai harus punya target yang tinggi dan optimis menang. Makanya target bisa yang diungkapkan semua yang dicalonkan baik pilkada maupun legislatifnya.

Jika mengacu hasil survei selama ini memang Hanura bisa mempertahankan kursi sampai dengan sekarang sudah baik, dan jika meningkat tentu jadi target semua partai.

Baca: Ditanya Terkait Jadi Cawapres Jokowi, Ini Jawaban OSO

Dan tentu Hanura sendiri harus memerlukan kerja keras.

Bisa saja tercapai dengan mempersiapkan beberapa hal terutama kerja keras, tokoh yang diusung untuk legislatif tidak hanya dari internal namun dari eksternal atau tokoh yang mempunyai kans untuk menang, serta mesin politik yang kompak.

Namun dalam politik ongkos yang disiapkan dalam pileg, pilpres dan pilkada cukup besar. Maka satu diantara caranya adalah dengan gotong-royong, dan orang yang menggunakan perahu partai berkontribusi untuk membiayai kegiatannya.

Untuk menjadi partai bersih banyak hal yang harus dilakukan, pertama tentu jangan sampai memberatkan kandidat. Karena modal yang besar mempengaruhi ketika ia sudah duduk, dengan catatan mendapat bantuan KPU guna membatasi.

Mengenai peluang jadi Cawapres, jika dilihat dari segi ketokohan, akses ke berbagai tokoh, OSO satu diantara putra Kalbar yang secara nasional cukup diperhitungkan, selain itu bisa dekat juga dengan Presiden, apalagi sebagai Partai pendukung. Jika ditanya kepada saya, dan melihat dari kriteria yang ada, sebenarnya memenuhi syarat.

Namun yang terpenting tentunya sebagai warga Kalbar senang apabila ada putra daerah asal Kalbar jadi Cawapres apalagi mendampingi Jokowi incumbent.

Tapi yang harus diperhitungkan semua partai mengusung Jokowi juga mengharapkan hal yang sama menjadi Cawapres bahkan seperti PDI Perjuangan dan PKB. Bagi Jokowi dengan banyaknya pilihan juga menjadi hal yang positif. (dho)

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help