Pilgub Kalbar

Atasi Ketimpangan di Kalbar, Sutarmidji Bangun Rumah Sakit Tanpa Kelas

Menurutnya, dengan demikian akan menekan ketimpangan masyarakat miskin untuk mendapatkan kesehatan yang sama baiknya.

Atasi Ketimpangan di Kalbar, Sutarmidji Bangun Rumah Sakit Tanpa Kelas
Istimewa
Calon Gubernur Kalbar Sutarmidji bersama warga 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Selama ini masyarakat miskin kesulitan mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang gratis dan memadai di Kalimantan Barat, terlebih bagi masyarakat miskin pemegang kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Hal tersebut disampaikan oleh calon Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji saat menghadiri silahturahmi dengan masyarakat Kabupaten Ketapang.

Upaya Sutarmidji untuk mengatasi ketimpangan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan berkualitasi dengan membangun gedung baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soedarso sebanyak 12 lantai, dengan standar pelayanan tanpa kelas.

Artinya, semua standar mutu pelayanan sama, kelas satu.

"Komitmen saya dibidang kesehatan sangat jelas, salah satu diantaranya saya akan bangun gedung baru RSUD Soedarso sebanyak 12 lantai yang seluruh ruangannya nanti akan diperuntukan bagi pasien BPJS. Dengan standar layanannya tanpa kelas," jelas Sutarmidji calon Gubernur Kalbar nomor urut tiga.

Sutarmidji juga menjelaskan pelayanan Rumah Sakit Tanpa Kelas juga bertujuan agar masyarakat yang tidak mampu juga berhak mendapatkan pelayan terbaik dan berkualitas.

Menurutnya, dengan demikian akan menekan ketimpangan masyarakat miskin untuk mendapatkan kesehatan yang sama baiknya.

"Rumah Sakit tanpa kelas, artinya semua sama standar pelayanan kelas satu. Tidak ada perbedaan antar pasien. Kita berikan pelayanan yang paling maksimal dan berkualitas sama. Agar tidak ada ketimpangan, karena pelayanan bagi masyarakat pemegang BPJS sama baiknya," ungkap Sutarmidji.

Calon Gubernur Kalbar nomor urut tiga, Sutarmidji juga berharap agar ketimpangan dapat diatasi dengan memberikan pelayanan publik yang sama baiknya untuk masyarakat Kalimantan Barat.

Menurutnya, ketimpangan dapat diatasi dengan pembangunan yang berkeadilan.

"Kita atasi ketimpangan dengan cara memberikan pelayanan yang berkeadilan. Karena pembangunan yang berkeadilan akan membawa dampak untuk mewujudkan Kalimantan Barat yang lebih maju dan sejahtera," jelas Sutarmidji.

Sebelumnya, Progtam Rumah Sakit tanpa kelas sudah diterapkan Sutarmidji saat menjabat sebagai Wali Kota Pontianak dua periode.

Kota Pontianak menjadi kota pertama yang menerapkan sistem Rumah Sakit Kelas di Indonesia.

Hal ini akan diterapkan Sutarmidji saat dipercaya pimpin Kalimantan Barat kedepan.

"Kita sudah lakukan itu di Pontianak dan Kota Pontianak menjadi yang pertama di Indonesia punya Rumah Sakit Tanpa Kelas. Jika dipercaya pimpin Kalbar, saya akan terapkan di Kalimantan Barat. Agar masyarakat Kalbar tidak merasakan ketimpangan," jelas Sutarmidji. (*)

Editor: Hasyim Ashari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help