Dollar Tembus Rp14 Ribu, Ini Kata Importir Kedelai

"HP naik dan harganya mahal karena impor. Coba dihitung impor pangan dengan impor elektronik mewah atau barang mewah besar mana?,"ujarnya

Dollar Tembus Rp14 Ribu, Ini Kata Importir Kedelai
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas memperlihatkan pecahan dolar AS yang akan ditukarkan di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Kawasan Blok M, Jakarta. 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Penguatan dolar terhadap rupiah tidak hanya mempengaruhi APBN, namun juga terhadap impor barang.

Namun pelaku impor kedelai, Eko menyebut kenaikan nikai tukar yang tembus angka Rp14 ribu justru harus dimanfaatkan agar tidak bergantung terhadap negara luar.

"Biasa saja sih, itu hanya angka belaka. Mungkin ini adalah bahan bakar buat para pelaku usaha terutama buat yg orientasi ekspor lebih kreatif dalam mencari pasar. Dan mengurangi ketergantungan terhadap impor," ujar Eko, Kamis (10/5/2018).

Baca: Jelang Penyusunan APBN Perubahan Pasca Penguatan Dolar, Ini Upaya Jeno di Komisi XI

Ia menyebut dampak yang sangat terasa adalah ke barang-barang elektronik.

"HP naik dan harganya mahal karena impor. Coba dihitung impor pangan dengan impor elektronik mewah atau barang mewah besar mana? Kenapa harus diijinkan impor, karena kebutuhan org banyak," ujarnya.

Penulis: Maskartini
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help