Peluang Prabowo-PKS Berat, Pengamat: Harus Berkoalisi

Terkait dengan hal ini potensi satu-satunya yang bisa mendukung potensi kemenangan adalah partai Islam terutama PKS itu sendiri.

Peluang Prabowo-PKS Berat, Pengamat: Harus Berkoalisi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAWAN GUNAWAN
Para Fanelis saat menyampaikan materi, Dimulai dari kanan Dr Erdi M Si (merah), Dr Yulius Yohanes (biru), Dr Rosadi (putih) dan moderator. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengamat Politik Untan
Yulius Yohanes menilai terkait Cawapres kedepan menarik. Karena persoalan yang dihadapi Cawapres khususnya Prabowo harus melirik dan mengamati elektorial dari wakil menjadi sebuah kekuatan yang bisa membantu Prabowo dalam kaitannya menang kedepan.

Terkait dengan hal ini potensi satu-satunya yang bisa mendukung potensi kemenangan adalah partai Islam terutama PKS itu sendiri. Kedepan peluang partai lain juga besar seperti yang kita lihat PKB.

Artinya jika dilihat dari gerakan, untuk PKB sendiri dengan Jokowi tidak terjaring, jadi kemungkinan besar akan ada peluang alternatif ke PKB selain dari PKS.

Baca: Tak Mesti dari PKS, Gerindra Kalbar Beberkan Sosok Cawapres Prabowo

"Saya pikir memang peluangnya berat untuk Prabowo menang di Pilpres. Karena jika hanya mengandalkan partai Islam akan menjadi persoalan. Pihak Prabowo harus menggandeng partai yang lain baik Islam maupun nasionalis," ujarnya.

Dan jika itu tidak dilakukan, saya berkeyakinan elektabilitas Prabowo tidak akan mampu menandingi Jokowi. Artinya jika hanya mengandalkan partai Islam tentu akan sulit.

Mengenai Poros baru dari PKS, bisa saja terjadi. Sekutu menyangkut kepentingan, jika kepentingan tak dapat terakomodir sistem yang dibangun maka akan mencari alternatif lain. Oleh karena itu ini menyangkut kepercayaan yang diinginkan partai itu sendiri.

Peluang terkait dengan Prabowo saya kembali katakan jika ingin bersaing dengan Jokowi harus melakukan langkah strategi yang bisa menggabungkan partai Islam dan nasionalis, ini yang harus dilakukan namun jika tidak dilakukan Prabowo akan menghadapi kemenangan yang sulit.

Intinya itu harus berkoalisi, bukan saja pada Partai Islam namun harus membuka diri dengan partai lain guna meningkatkan dan mendukung elektabilitas Prabowo. 

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help