Polnep Tuan Rumah SNAV 7 dan OAV 2, Angkat Isu Kesiapan Bidang Akutansi Hadapi Revolusi Industri

Diselenggarakannya kegiatan ini juga bertujuan untuk terus mengupgrade perkembangan ilmu akutansi

Polnep Tuan Rumah SNAV 7 dan OAV 2, Angkat Isu Kesiapan Bidang Akutansi Hadapi Revolusi Industri
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SYAHRONI
Direktur Polnep, Toasin Asha. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -  Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) menjadi tuan rumah Pergelaran Simposium Nasional Akuntasi Vokasi (SNAV) 7 dan Olimpiade Akuntansi Vokasi (OAV) 2.

Direktur Polnep, Toasin Asha jika kegiatan ini dilakukan atas dasar kesepakatan forum direktur politeknik seluruh Indonesia.

Ditunjuknya Polnep sebagai tuan rumah menjadi ajang untuk mengenal potensi Kalbar pada seluruh akademisi yang hadir dari seluruh Indonesia.

Baca: Pontianak Tuan Rumah Kegiatan SNAV 7 dan OAV 2, Dihadiri Mahasiswa se Indonesia

"Kita bersyukur Polnep menjadi tuan rumah penyelenggaraan Simposium Nasional Akuntansi Vokasi yang ke 7 dan Olimpiade Akuntansi Vokasi ke 2. Ini diikuti oleh seluruh jurusan akuntansi bidang vokasi diseluruh Indonesia khususnya politeknik," ucap Toasin Asha saat diwawancarai setelah pembukaan acara di Hotel Mercure Pontianak, Senin (7/5/2018).

Baca: Pamer Kekompakan Bersama Anak-anaknya Nonton Konser Bruno Mars, Yuni Shara Tuai Pujian Warganet

Diselenggarakannya kegiatan ini juga bertujuan untuk terus mengupgrade perkembangan ilmu akuntansi yang harus mengikuti perkembangan jaman dan kemajuan teknologi informasi.

"Saya kira event nasional ini sangat berarti terkait perkembangan, mengantisipasi kemajuan teknologi, ilmu pengetahuan khususnya perkembangan akuntansi," tambah Toasin.

Saat ini sudah memasuki era revolusi industri 4.0, kebutuhan skill dari sumber daya manusia sangat berperan. Sehingga, nantinya dibutuhkan berbagai pelatihan dan kursus di bidang Internet of Things (IoT). Karena itu, pemerintah akan mendorong agar IoT ini bisa lebih terbuka lagi.

Toasin menambahkan satu diantaranya skill atau kemampuan paling banyak dibutuhkan di era revolusi industri 4.0 adalah coding atau pengkodean di bidang informasi teknologi (IT). Sehingga pada acara perkumpulan para akademisi ukuntansi kali diharapkan dapat menimbulkan ide-ide cemerlang dalam menghadapi perubahan kedepannya.

Era revolusi industri, 4.0 ini dimana lebih mengedepankan teknologi, maka pelaporan akuntasi juga harus menyesuaikan kalau mau bersaing dan berkompetisi.

"Dalam era industri 4.0 saat ini tentu banyak perubahan khususnya dalam bidang akuntansi, sehingga akuntansi juga harus melakukan perubahan untuk mengantisipasi perubahan jaman yang tidak lagi transaksi manual tapi menggunakan teknologi," tambahnya.

Pada kesempatan yang, Toasin sebutkan juga diluncurkan aplikasi bidang pembukuan keuangan khusus untuk UMKM. Itu adalah salah satu bentuk antisipasi menghadapi tantangan jaman.

"Selain itu, SDM yang memiliki kompetensi tinggi kunci kemenangan diera revolusi industri 4.0. Saat ini banyak sekali perubahan, ini menjadi tantangan bagi para akuntan maupun pendidik," pungkasnya..

Penulis: Syahroni
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help