Pilgub Kalbar

Atas Jasa Cornelis, Tokoh Masyarakat Sambas Ini Bisa Naik Haji

“Sebagai orang tua, saya itu tidak pernah menyangka bisa Naik Haji, tetapi atas jasa dan kebaikan Pak Cornelis, "

Atas Jasa Cornelis, Tokoh Masyarakat Sambas Ini Bisa Naik Haji
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Ketua Tim Kampanye Drs. Cornelis, M. H, berfoto bersama Haji Syafii, di Desa Liku, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Minggu (6/5/2018) 

CitizenReporter
Nobertus Roland Hadrianus

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Dalam rangka kegiatan kampanye dialogis yang dilaksanakan oleh Ketua Tim Kampanye Karolin-Gidot Drs.Cornelis, M.H beserta rombongan Tim Baguna Kalbar yang di pimpin langsung oleh Angeline Fremalco, S.H di Desa Liku, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Minggu (6/5/2018), Satu diantara tokoh masyarakat Haji Syafii menceritakan bahwa dirinya bisa Naik Haji atas jasa Cornelis.

Baca: Karolin - Gidot Siap Jadikan Kalbar Mandiri dan Maju 

“Sebagai orang tua, saya itu tidak pernah menyangka bisa Naik Haji, tetapi atas jasa dan kebaikan Pak Cornelis, pada tahun 2012 saya bisa Naik Haji, yang mana semua biaya itu di tangung beliau,” ucapnya.

H. Syafii juga menjelaskan kalau ada masyarakat yang beranggapan Pak Cornelis semasa kepemimpinannya sebagai Gubernur Kalimantan Barat dua Periode membedakan suku, agama, golongan dan lain-lain itu sangat tidak benar.

Baca: Ingat Jasa Cornelis, Tokoh Madura Mempawah Nyatakan Dukung Karolin-Gidot

“Pak Cornelis itu adalah sosok pemimpin yang sangat baik, sosok yang merangkul semua pihak, semua golongan, jika ada isu, berita bohong yang menyebar di masyarakat yang tidak-tidak mengenai beliau, saya berpesan jangan mudah percaya. Saya adalah saksi hidup yang menerima kebaikan dan jasa Pak Cornelis, tanpa beliau saya tidak mungkin bisa naik haji.” ucapnya.

H. Syafii juga menghimbau agar seluruh lapisan masyarakat Kalimantan Barat jangan mudah terprovokasi, sehingga Pilkada Kalimantan Barat 2018 betul-betul bisa dirasakan oleh masyarakat sebagai ajang pesta demokrasi, sehingga masyarakat Kalimantan Barat bisa sama-sama menjaga agara Pilkada Kalimantan Barat tetap aman, kondusif dan tentram.

Di tempat yang sama Juru Kampanye Karolin-Gidot di Kabupaten Sambas Darso berpesan ke Masyarakat agar jangan percaya dengan orang yang mengisukan agama dan menghalalkan segala cara dalam pemilihan Gubernur 2018.

“Saya berpesan ke-Masyarakat yang ada di Kalimantan Barat agar jangan percaya dengan orang yang mengisukan agama, suku dan golongan, orang yang menghalalkan segala cara dalam Pemilihan Gubernur 2018. Kami di ajar oleh Pak Cornelis, di ajar oleh Bu Megawati agar jangan megatasnamakan agama dalam Pilkada, jangan menghalalkan segala cara, karena jika itu dilakukan dan rakyat terpengaruh bisa berdampak yang sangat buruk bagi persatuan dan kesatuan bangsa, oleh karena itu kita harus cerdas, jangan mudah termakan isu yang dapat memecah persatuan kita,” ucapnya.

Dalam pidatonya Darso juga mengajak masyarakat Kalimantan Barat agar jangan mudah di adu-domba.

"Saya tidak perlu berbicara panjang lebar, Cuma saya mengingat kembali agar kita semua jangan mudah di adu-domba, jangan mudah terbawa ke isu-isu yang menghalalkan segala cara, selama kepemimpinan Pak Cornelis sebagai Gubernur Kalimantan Barat dua (2) periode kita hidup aman, hidup tentram. Pak Cornelis itu adalah pemimpin yang adil, banyak kebijakan-kebijakan, program-program yang telah direalisasikan mewakili semua golongan, sebagai seorang anggota DPR Provinsi saya tau betul apa-apa yang telah dikerjakan oleh Pak Cornelis, tetapi beliau tidak pernah pamer, karena semasa kepemimpinannya Pak Cornelis itu bekerja untuk rakyat, bukan untuk pamer,” tukasnya (*)

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help