Ditemukan Banyak Sampah Berserakan di Hutan Kota Ketapang

Dalam rangka merayakan Hari Bumi 2018 Yayasan Palung (YP) bersama para pihak melakukan aksi sosial bersihkan sampah.

Ditemukan Banyak Sampah Berserakan di Hutan Kota Ketapang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SUBANDI
Kumpulan kantong plastik besar berisi sampah yang dipunggut pihak YP bersama lainnya di Hutan Kota Ketapang, Minggu (29/4). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Dalam rangka merayakan Hari Bumi 2018 Yayasan Palung (YP) bersama para pihak melakukan aksi sosial bersihkan sampah.

Serta pemasangan plang larangan membuang sampah sembarangan di area Hutan Kota Ketapang, Minggu (29/4).

Communication Officer YP, Petrus Kanisius pada aksi itu ada puluhan kantong besar sampah yang berhasil dipnggut pihaknya. Sampah-sampah yang terkumpul tersebut di antaranya jenis plastik kantong hitam dan sisa-sisa makanan.

Kemudian streofom dan beberapa jenis botol-botol kaca dan kaleng minuman ringan. Sampah yang cukup banyak mendoninasi adalah sampah botol plastik sisa air minum,” kata Petrus kepada Tribun di Ketapang, Selasa (1/4).

Baca: Yayasan Palung Gelar Aksi Bersih-bersih Sampah di Hutan Kota Ketapang

Ia mengungkapkan selanjutnya semua sampah yang terkumpul diangkut menggunakan mobil kebersihan. Kemudian dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Desa Sungai Awan Kiri Kecamatan Muara Pawan.

“Setelah dilakukan bersih-bersih, selanjutnya dilakukan pemasangan papan plang larangan membuang sampah sembarangan. Semoga kedepan tak ada lagi pengunjung Hutan Kota Ketapang membuang sampah sembarangan,” harapnya.

Relawan RebonK, Nun Achmad Supridi mengaku senang terhadap aksi sosial ini. Ia mengatakan, untuk peduli persoalan sampah adalah tugas bersama termasuk. Termasuk dalam memberikan kesadaran bagi masyarakat dalam hal peduli terhadap kebersihan.

Relawan Tajam, Fitri Nindria mengatakan sampah plastik menjadi persoalan global. Ia berharap kepada pengelola agar membuat anjuran untuk membawa tas kain. Serta air minum sendiri dari rumah ketika berkunjung ke Hutan Kota Ketapang.

Serta secara langsung sering menggiggatkan pengunjung agar tidak membuang sampah tidak pada tempatnya. Sehingga bisa meminimalisir pengunjung membuang sampah sembarangan dan akhirnya persoalan sampah di Hutan Kota Ketapang bisa diatasi.

“Kita berharap kedepannya Hutan Kota Ketapang bersih dan terbebas dari sampah. Sehingga Hutan Kota Ketapang menjdi tempat yang aman dan nyaman untuk dikunjungi,” ujarnya.

Penulis: Subandi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help