Polsek Meranti Amankan Empat Jeriken Miras

Dijelaskan Kapolsek, kegiatan razia terhadap minuman keras tersebut dalam rangka cipta kondisi menjelang Pilgub 2018.

Polsek Meranti Amankan Empat Jeriken Miras
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Anggota Polsek Meranti menemukan empat jeriken miras jenis arak putih saat razia pada Minggu (29/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Polsek Meranti kembali menggelar razia Minuman Keras (Miras)yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Meranti Ipda Asep Tabroni di depan Mapolsek Meranti pada Minggu (29/4/2018) sore.

Dalam razia tersebut, sasarannya adalah kendaraan roda dua dan roda empat yang melintas di jalan raya Meranti.

Razia dilaksanakan dengan sistem selektif prioritas, yang periksa kendaraan yang disinyalir membawa miras.

Baca: Lasarus Pimpin Komisi V DPR RI Kunker ke Kalbar, Jembatan Landak Jadi Prioritas

Kapolsek Meranti, Ipda Asep Tabroni menerangkan, setelah satu jam kegiatan berjalan belum ada satupun kendaraan yang ditemukan membawa miras

. Namun pada saat kegiatan razia akan berakhir, miras ditemukan.

"Jadi sekitar pukul 16.30 WIB, anggota kita memeriksa kendaraan toyota kijang warna merah KB 1194 AH, ditemukan empat jeriken 35 liter berisi miras jenis arak putih," ujar Kapolsek kepada Tribun pada Senin (30/4/2018) via WA.

Baca: PDAM Sirin Meragun Lakukan MoU Kerjasama Bidang Hukum Dengan Kejari Sekadau

Selanjutnya miras tersebut diamankan di Mapolsek Meranti.

"Pemiliknya berinisial DG, warga Kecamatan Meranti. Dari keterangannya, arak tersebut dibeli di sebuah toko di Simpang Tiga arah jalan menuju Bengkayang," katanya.

Dijelaskan Kapolsek, kegiatan razia terhadap minuman keras tersebut dalam rangka cipta kondisi menjelang Pilgub 2018.

"Razia ini akan dilaksanakan secara berkesinambungan, demi terwujudnya keamanan dan ketertiban," ungkapnya.

Selain itu, untuk mengurangi dampak negatif dari mengonsumsi minuman keras yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Saya berharap kepada masyarakat, untuk tidak lagi menjual minuman keras," harapnya.

Penulis: Alfons Pardosi
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help