Citizen Reporter

Partai Demokrat Sosialisasikan 4 Pilar MPR RI di Ketapang

Menurut Erma Suryani Ranik, Pancasila sudah terbukti sebagai pilar tegak kokoh berdirinya Negara Indonesia

Partai Demokrat Sosialisasikan 4 Pilar MPR RI di Ketapang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Presentasi Sosialisasi 4 Pilar MPR RI oleh Erma Suryani Ranik, SH 

Citizen Reporter
Stepanus Wiwin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika, harus tetap kokoh dalam hati sanubari bangsa Indonesia sebagai alat persatuan dan kesatuan bangsa dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah.

Penegasan tersebut disampaikan Erma Suryani Ranik SH dalam kapasitasnya sebagai Anggota MPR RI, dalam sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dihadapan ratusan kader Partai Demokrat pada Rabu(18/4) di Hotel Aston Ketapang dalam rangakain Rapat Kerja Cabang Partai Demokrat Kabupaten Ketapang.

Menurut Erma Suryani Ranik, Pancasila sudah terbukti sebagai pilar tegak kokoh berdirinya Negara Indonesia, yang terdiri dari beragam suku, agama, bahasa dan kebudayaan dalam Negara kesatuan yang terbentang luas dari Sabang hingga Merauke dan dari Miangas sampai pulau Rote.

Baca: Rusia Bergemuruh Saat Daud Yordan Peluk Pavel Malikov di Atas Tandu

Hal ini juga sangat sesuai dengan flatpom Partai Demokrat selaku partai yang bersikap nasionalis-religius.

Hadir dalam acara sosialisasi Empat Pilar Kebagsaan tersebut diantaranya, Ketua DPD Partai Demokrat Kalbar Suryadman Gidot, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Ketapang Yang Kim, para ketua PAC Partai Demokrat se Kabupaten Ketapang Anggota DPRD Kabupaten Ketapang dan Provinsi Kalbar Fraksi Demokrat, dan kader-kader Partai Demokrat se-Kabupaten Ketapang

Erma yang juga Anggota Komisi III DPR RI kembali mengingatkan seluruh kader Partai Demokrat agar memahami serta mengamalkan isi yang terkandung dalam empat pilar kebangsaan dalam perilaku dan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Berkaitan dengan adanya kericuhan, saling salah menyalahkan, tuding menuding yang selama ini kerap terjadi, yang berakibat fatal bagi keutuhan berbangsa dan bernegara adalah ekses dari tidak diamalkannya empat pilar kebangsaan dalam sendi-sendi kehidupan, terutama Pancasila sebagai pilar bagi bangsa Indonesia yang pluralistik, terbukti mampu mengakomodasi keanekaragaman yang terdapat dalam kehidupan negara Indonesia,” tandasnya.

Erma Suryani Ranik juga memaparkan mengenai pentingnya sosialisasi empat pilar kebangsaan dilaksanakan untuk mengingatkan kembali bahwa bangsa Indonesia memiliki nilai dasar yang luhur yang disepakati dalam kehidupan berbangsa dan negara yakni Pancasila sebagai dasar negara, UUD 1945 sebagai landasan hukum negara, dan NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan Indonesia.

“Ini telah kita sepakati bersama dan harus menjadi pijakan bersama dan menjadi penguatan nilai-nilai empat pilar demokrasi agar bisa mencegah globalisasi yang kelewat batas maupun paham-paham yang keliru,” tegasnya.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help