Penangkapan Pelaku PETI Oleh Polres Sintang, Kini di Ketungau Hilir

Berdasarkan LP/111/IV/2018/Kalbar/Res.Sintang/ Reskrim Tanggal 18 April 2018 kembali menangkap lagi pelaku PETI berinisial AM alias IB (52)

Penangkapan Pelaku PETI Oleh Polres Sintang, Kini di Ketungau Hilir
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Barang bukti Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang diamankan Sat Reskrim Polres Sintang, Rabu (18/4/2018) kemarin. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG- Sesuai dengan perintah dari Polda Kalbar untuk menindak tegas pelaku penambangan emas tanpa izin (PETI), Polres Sintang telah melaksanakan Operasi PETI Kapuas 2018 mulai tanggal 10-23 April 2018.

Kembali, berdasarkan LP/111/IV/2018/Kalbar/Res.Sintang/ Reskrim Tanggal 18 April 2018 kembali menangkap lagi pelaku PETI berinisial AM alias IB (52) yang merupakan warga asal Desa Nanga Lebang, Kecamatan Kelam Permai.

Baca: Bupati Sintang Dengarkan Aspirasi Masyarakat Pekerja PETI

Kasat Reskrim Polres Sintang AKP Eko Mardianto menjelaskan bahwa saat penangkapan, pelaku AM sedang melakukan aktivitas PETI di TKP Dusun Setekam, Kecamatan Ketungau Hilir, Rabu (18/4/2018) kemarin.

"Saat penangkapan yang bersangkutan sedang beraktivitas di lahan tersebut, pelaku ialah pekerja sekaligus pemilik mesin. Kemudian kami amankan pelaku sekaligus barang bukti yang ada di TKP," ujar AKP Eko Mardianto.

Baca: Satgas TMMD Bantu Warga Memasak

Bersama AM, Sat Reskrim Polres Sintang juga mengamankan barang bukti berupa satu unit mesin dompeng, tiga lembar karpet penyaring pasir emas, satu pipa paralon ukuran 5 inc, dan satu selang spiral.

"Termasuk ini, kita sudah melakukan penangkapan sebanyak 16 kali dan ada 23 tersangka. Kita kenakan Pasal 158 UU RI No. 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara Jo Pasal 55 KUHP," jelasnya.

Penulis: Wahidin
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help