TribunPontianak/

Sub Sektor Perkebunan Jadi Penopang Ekonomi Kalbar

Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Barat, M Zeet Hamdy Assovie menerangkan sub sektor perkebunan

Sub Sektor Perkebunan Jadi Penopang Ekonomi Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIZKY PRABOWO RAHINO
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Barat, M Zeet Hamdy Assovie 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Barat, M Zeet Hamdy Assovie menerangkan sub sektor perkebunan jadi satu diantara elemen penopang perekonomian Kalimantan Barat.

Pasalnya, sub sektor perkebunan sawit menyumbang peningkatan nilai tambah dasar harga berlaku pada tahun 2016.

"Tahun 2015 nilai tambah dasar sekitar Rp 9,74 Triliun. Tahun 2016 menjadi Rp 12,5 Triliun," ungkapnya, Selasa (17/4/2018).

Baca: TPID Gelar Rapat Antisipasi Inflasi Jelang Bulan Puasa

Kenaikan sekitar Rp 5,5 Triliun itu dinilainya cukup fantastis. Sumbangan perekonomian bersumber dari perkebunan rakyat yaitu sebesar Rp 71 Triliun.

"Peningkatan terbesar ini berasal dari kontribusi kelapa sawit dari 59,62 persen menjadi 68,41 persen," katanya.

Dari aspek ketenagakerjaan, sampai dengan tahun 2016 tercatat tenaga kerja di Sub Sektor perkebunan di Kalbar sebanyak 592.899 Kepala Keluarga (KK).

"Persentasenya sekitar 46,10 persen dari jumlah total tenaga kerja dibidang pertanian yang sebesar 1.218.973 orang," tandasnya.

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: listya sekar siwi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help