TribunPontianak/

Keluarga Berharap Askiman Asuh Kedua Anak Diana Dengan Baik

Namun setelah diurus KBRI, jasad Diana akhirnya dapat dibawa pulang dan dimakamkan di kampung halaman Desa Merah Arai.

Keluarga Berharap Askiman Asuh Kedua Anak Diana Dengan Baik
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ WAHIDIN
Amsal Seleman yang merupakan keluarga dari Diana, TKI asal Desa Merah Arai, Kecamatan Kayan Hulu yang meninggal di Kuala Lumpur, Malaysia dikarenakan sakit. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG- TKI Asal Desa Merah Arai, Kecamatan Kayan Hulu bernama Dahlia meninggal di Kuala Lumpur, Malaysia dikarenakan sakit sekitar awal tahun 2016 lalu dan jasadnya sempat tertahan di rumah sakit selama 2,5 bulan.

Diana sendiri, di Kuala Lumpur telah beberapa kali menikah dan memiliki tiga orang anak yang tinggal di sana. Sebelum meninggal, anak bungsunya dibawa oleh suaminya saat itu, dan dua anaknya yang lain dititipkan di panti asuhan.

Baca: Askiman Angkat Dua Anak TKI Asal Kayan Hulu yang Meninggal di Malaysia

Keluarga Diana, Amsal Seleman membenarkan bahwa jasad Diana sempat tertahan di Kuala Lumpur.

Namun setelah diurus KBRI, jasad Diana akhirnya dapat dibawa pulang dan dimakamkan di kampung halaman Desa Merah Arai.

"Tahun 2016 meninggal di Kuala Lumpur, Malaysia. Kita urus mayatnya yang sempat disimpan di Rumah sakit di Malaysia, 2,5 bulan sekitar bulan Mei," ujar Leman panggilan akrabnya, Senin (16/4/2018) siang.

Lanjut Leman, bahwa saat awal bekerja di Malaysia, sepengetahuannya memang Diana bukan merupakan TKI resmi. Diana pun sempat dideportasi ke Indonesia, kemudian kembali lagi karenan memikirkan anaknya.

Baca: Beginilah Upacara Adat Dayak Pengangkatan Tiga Anak Baru Wabup Sintang Askiman

"Sempat di deportasi tahun 2015, dua anaknya dititip di panti asuhan. Anaknya yang bungsu dibawa sama suaminya. Terus dia mau balik lagi ke Malaysia karena mikir anaknya, saya sendiri yang antar ke suaminya di sana," jelasnya.

Namun, setelah Diana meninggal, kedua anaknya yang dititipkan di panti asuhan kemudian diambil kembali oleh Wakil Bupati Sintang Askiman dan Kepala Disnakertrans Sintang Florensius Taha beberapa hari yang lalu..

Tidak hanya itu, kedua anak tersebut pun kemudian diangkat oleh Wakil Bupati Sintang Askiman. Leman menilai, anak dari Diana itu bernasib baik dapat diambil dari Malaysia dan diangkat Wakil Bupati.

"Harapan kita setelah anak ini menjadi anak angkat Pak Askiman, masa depannya menjadi lebih terjamin. Harapan kita juga bahwa anak ini ke depan bisa berguna bagi bangsa negara dan agamanya," pungkasnya.

Penulis: Wahidin
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help