Jenderal Arief : Panitia dan Peserta Melanggar Sumpah, Langsung Didiskualifikasi

Tes psikologi dalam rangka seleksi penerimaan Bintara Polri digelar serentak diseluruh Indonesia, Selasa (17/4/2018).

Jenderal Arief : Panitia dan Peserta Melanggar Sumpah, Langsung Didiskualifikasi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Asisten SDM Kapolri, Irjen Arief Sulistyanto saat melakukan supervisi dan meninjau pelaksanaan tes di Polda Jambi, Selasa (17/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tes psikologi dalam rangka seleksi penerimaan Bintara Polri digelar serentak diseluruh Indonesia, Selasa (17/4/2018). Jumlah total peserta seleksi calon bintara Polri yang mengikuti Rikpsi Tahap 1 berjumlah 77.308 dengan rincian, pria 65.178 peserta, wanita 12.130 peserta.

Mereka akan memperebutkan kuota didik sebanyak 8.400 orang diantaranya 8.000 polisi pria, dan 400 polisi wanita.

Test psikologi secara serempak pada 33 Panda dan 2 Subpanda yakni Kalimantan Utara dan Raja Ampat.

Asisten SDM Kapolri Irjen Arief Sulistyanto saat melakukan supervisi dan meninjau pelaksanaan tes di Polda Jambi.

Baca: Dosen STKIP Pontianak Berbagi Ilmu Pada Para Guru SD di 10 Desa Tanjung Saleh

"Aspek yang dinilai dalam tes psikologi pertama, meliputi kecerdasan, kepribadian dan sikap kerja. Sedangkan untuk tahap kedua adalah tes kesehatan mental," ujar Arief.

Sebelum pelaksanaan tes seluruh panitia dan peserta melaksanakan penandatanganan pakta integritas dan diambil sumpah.

Panitia tingkat pusat dan daerah mengucapkan sumpah atas nama Allah SWT Tuhan YME bahwa akan melaksanakan seleksi dengan penuh tanggung jawab, jujur, obyektif, cermat dan teliti dalam setiap obyek pemeriksaan.

Tidak akan merubah, merekayasa, tidak akan KKN dan tidak akan melakukan penyimpangan karena akan mendapat tindakan hukum yang tegas berupa kode etik maupun pidana.

Halaman
12
Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: listya sekar siwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help