TribunPontianak/

Ini Dampak Berbahaya Rutin Konsumsi Miras Menurut Ketua IDI Kalbar

Dalam jangka pendek, orang yang mengkonsumsi miras akan merasakan efek mulut terasa kering, kesulitan bernafas,

Ini Dampak Berbahaya Rutin Konsumsi Miras Menurut Ketua IDI Kalbar
TRIBUNPONTIANAK/MADROSID
Kadis Kesehatan Kubu Raya, Berli Hamdani. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kalimantan Barat dr Berli Hamdani memaparkan dampak buruk jika seseorang mengkonsumsi minuman keras (miras). Simak dalam tulisan berikut ini :  

“Minuman keras atau miras merupakan minuman mengandung alkohol. Minuman keras diklasifikasikan dalam tiga golongan berdasarkan kadarnya. Pertama, miras golongan A dengan kadar alkohol 1-5 persen. Contoh minuman golongan A seperti minuman bir dan green sand.

Baca: Polres Sintang Konsen Razia Tempat Produksi Miras Lokal

Kedua, miras golongan B dengan kadar alkohol 5-20 persen seperti minuman martini dan wine atau anggur. Ketiga, miras golongan C dengan kadar alkohol 20-50 persen seperti whisky dan brandy.

Kebiasaan mengkonsumsi miras menimbulkan efek kesenangan semu bagi pengkonsumsinya. Namun, miras punya efek membahayakan kesehatan bagi yang mengkonsumsinya.

Baca: Tokoh Masyarakat Kapuas Hulu Dukung Polisi Berantas Miras

Dalam jangka pendek, orang yang mengkonsumsi miras akan merasakan efek mulut terasa kering, kesulitan bernafas, sering buang air kecil, rasa mual dan jantung berdegup kencang. Selanjutnya, efek-efek berbeda akan timbul sesuai kadar alkohol miras yang diminum.

Ketika seseorang yang mengkonsumsi miras itu mabuk atau kondisi setengah sadar, maka timbul perasaan yang membuat peminumnya seolah-olah merasa hebat, rasa malu akan hilang seketika serta pikiran terasa plong dan rileks.

Fungsi motorik akan terganggu dan tidak berfungsi secara normal ketika mabuk miras. Ketidaksadaran ini secara berangsur akan hilang dalam kurun waktu 4 hingga 6 jam. Setelah itu, peminum akan merasa sangat tertekan dan lelah.

Halaman
12
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help