Bupati Jarot: Korelasi Orangutan dan Kelestarian Hutan Sangat Kuat

Menurut Jarot bahwa merawat hutan dan lingkungan tidak bisa sendiri apalagi korelasi antara hutan dan orangutan sangatlah kuat.

Bupati Jarot: Korelasi Orangutan dan Kelestarian Hutan Sangat Kuat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ WAHIDIN
Bupati Sintang Jarot Winarno saat melihat tiga individu orangutan yang akan dilepasliarkan di Taman Nasional Betung Kerihung dan Danau Sentarum (TNBKDS), Kabupaten Kapuas Hulu, Selasa (17/4/2018) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG- Bupati Sintang, Jarot Winarno menyampaikan bahwa Kabupaten Sintang memiliki luas 21.000km persegi dengan 59% kawasan tutupan hutan pada Pembukaan Lokakarya di Rumah Betang Kobus, Selasa (17/4/2018) pagi.

“Jadi kurang lebih 2,1 juta hektar di Kabupaten Sintang merupakan kawasan hutan, dan sisa 41% nya itu merupakan non kawasan hutan," kata Jarot di hadapan Dirjen KSDAE Wiratno beserta rombongan.

Baca: Begini Kronologi Penjemputan Anak TKI Asal Sintang Dari Kuala Lumpur Malaysia

Jarot menambahkan, bahwa Kabupaten Sintang masuk dalam satu di antara Kabupaten Lestari yang bertekad mengembangkan antara pembangunan ekonomi dan menjaga kelestarian lingkungan.

Baca: Kondisi Hutan Kian Menurun, Dirjen KSDAE Ajak Lestarikan Habitat Orangutan 

“Tentunya kita bertekad sebagai kabupaten lestari yang senang menjaga hutan, menjaga kelestarian lingkungan dan pengakuan terhadap adat istiadat serta budaya," tambahnya.

Menurut Jarot bahwa merawat hutan dan lingkungan tidak bisa sendiri apalagi korelasi antara hutan dan orangutan sangatlah kuat.

Jadi harus ada beberapa pihak yang ikut andil dalam kegiatan seperti ini

"Seperti masyarakat sipil, karena kedua korelasi antara hutan dan orangutan itu sangat kuat, tentu kita harus bersama-sama menjaga hutan, tuturnya.

Jarot memberikan apresiasi dan dukungan terhadap kegiatan Lokakarya tentang penyelamatan orangutan dan pelestarian lingkungan hutan alam ini.

"Pemerintah Daerah sendiri tentunya sangat mendukung kegiatan seperti ini karena untuk dapat menuju Sintang yang semakin lestari dan Pemkab komitmen membantu," tambahnya.

Pemkab Sintang juga bekerja sama untuk saling bisa menghasilkan usulan pemikiran yang cemerlang, sehingga penyelamatan orang utan, pelestarian hutan bisa terwujud, untuk Kabupaten Sintang yang berkelanjutan.

Penulis: Wahidin
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help