Puluhan Personel Kepolisian Kawal Aksi Damai Petani Sijang

Petani dari kelompok tani Sekapur Sirih ini, datang dengan menggunakan dua truk dan beberapa sepeda motor.

Puluhan Personel Kepolisian Kawal Aksi Damai Petani Sijang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ TITO RAMADHANI
Kabag Ops Polres Sambas, Kompol Ayin Nurahman saat memimpin pengawalan aksi damai petani dari kelompok tani Sekapur Sirih, Desa Sijang di aula utama Kantor Bupati Sambas, Senin (16/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kabag Ops Polres Sambas, Kompol Ayin Nurahman mengungkapkan, sebanyak 61 personel kepolisian dikerahkan untuk memberikan pengamanan dalam aksi damai petani dari Kelompok Tani Sekapur Sirih, Desa Sijang di aula utama Kantor Bupati Sambas, Senin (16/4/2018).

"Ada sebanyak 61 personel, gabungan dari Polsek Galing, Polsek Sambas dan Polres Sambas. Aksi berlangsung tertib, perwakilan kelompok tani langsung menemui Bupati Sambas," ungkapnya.

Baca: Tuntut Haknya, Petani Desa Sijang Gelar Aksi Damai di Kantor Bupati Sambas

Diberitakan sebelumnya, Atbah menyambut kedatangan seratusan petani Desa Sijang, yang menggelar aksi damai, di depan aula utama Kantor Bupati Sambas, Senin (16/4/2018).

Petani dari kelompok tani Sekapur Sirih ini, datang dengan menggunakan dua truk dan beberapa sepeda motor.

Baca: Petani Desa Sijang Gelar Aksi Damai di Kantor Bupati Sambas

Para petani hendak bertemu dengan Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili, dengan maksud untuk menyampaikan tuntutan pengembalian lahan pertanian kebun kelapa sawit mereka.

Dalam aksi damai ini, para petani turut membawa dua sepanduk, yang bertulisan, "Bapak Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc tolong kembalikan tanah kami yang dirampas oleh perusahaan perkebunan sawit PT KMP dan usir perusahaan yang nakal, yang menindas rakyat, yang merampas hak rakyat dari Kabupaten Sambas,".

Tampak personel kepolisian dari Polsek Galing, Polsek Sambas dan Polres Sambas, serta personel Satpol PP Sambas memberikan pengamanan terhadap aksi damai ini.

Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help