Petugas Tangkap Pelaku Ilegal Loging Gunung Bawang Bengkayang

Saat ini barang bukti kayu dan mesin dititipkan di Rupbasan Singkawang sedangkan tersangka ES ditahan di Rutan Bengkayang.

Petugas Tangkap Pelaku Ilegal Loging Gunung Bawang Bengkayang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HADI SUDIRMANSYAH
Anggota SPORC Brigade Bekantan di dukung Korwas Ditreskrimsus Polda Kalbar saat menggrebek industri olahan kayu yang diduga berasal dari kawasan hutan Lindung Gunung Bawang Bengkayang. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hadi Sudirmansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - SPORC Brigade Bekantan Seksi Wilayah III Pontianak Balai Gakkum LHK Kalimantan bersama Ditreskrimsus Polda Kalbar, menggerebek indrustri pengolahan kayu di Jl Mesjid Jami, Kelurahan Bumi Mas Bengkayang, Jumat (14/04/2018).

Diketahui industri pengolahan kayu PO Sinar Rejeki dan Penyidik Gakkum LHK telah menetapkan Pemilik PO Sinar Rejeki sebagai tersangka dan menyita 512 batang kayu olahan ilegal beserta 1 unit mesin bandsaw, 1 unit mesin pembujur, 1 unit mesin ketam, 1 unit mesin profil, dan 1 unit mesin list.

Saat ini barang bukti kayu dan mesin dititipkan di Rupbasan Singkawang sedangkan tersangka ES alias AF (48) ditahan di Rutan Bengkayang.

Barang bukti kayu olahan yang diduga berasal dari kawasan Hutan Lindung Gunung Bawang Bengkayang.
Barang bukti kayu olahan yang diduga berasal dari kawasan Hutan Lindung Gunung Bawang Bengkayang. (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HADI SUDIRMANSYAH)

Baca: Penyelundupan Rotan Gagal, Bea dan Cukai Apresiasi TNI AL

Penggerebekan terhadap industri pengolahan kayu PO Sinar Rejeki merupakan tindak lanjut dari kegiatan Operasi Pengamanan Kawasan Hutan Lindung (HL) Gunung Bawang yang dilaksanakan Tim SPORC yakni pada Rabu (11/04/2018) pukul 11.00 WIB.

Baca: TNI AL Cegat Kapal ke Malaysia, Sita 94 Ton Rotan Selundupan

Tim SPORC bersama-sama Polhut KPH Bengkayang telah menangkap lima orang tersangka pembalakan liar di HL Gunung Bawang, Sungai Betung, Bengkayang. Lima tersangka, yaitu KS (43 th) DY (29 th), NS (41 th), LI (34 th), DN (43 th)

Mereka tertangkap tangan pada saat sedang menebang dan membelah pohon jenis meranti, keladan, majau berdiameter 70 Cm 90 Cm dengan menggunakan gergaji mesin (Chainsaw).

Baca: Kapal Kemanusiaan Kalbar Melayani Semua Umat

Halaman
12
Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Didit Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved