Pilgub Kalbar

Optimalkan Peran BUMDes, Sutarmidji Ingin Perbanyak Lapangan Kerja di Kalbar

“Kalau peran BUMDes se-Kalbar sudah maksimal sama artinya dengan ketersediaan lapangan kerja di Kalbar juga semakin banyak," tambah Sutarmidji.

Optimalkan Peran BUMDes, Sutarmidji Ingin Perbanyak Lapangan Kerja di Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar nomor urut 3 Sutarmidji dan Ria Norsan 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Isu terkait lapangan kerja turut menjadi perhatian serius masyarakat Kalimantan Barat.

Hal ini tak terlepas dari angka pencari kerja yang terbilang tinggi di Kalbar.

Apalagi usai momen kelulusan sekolah.

Sementara, lapangan pekerjaan yang bisa dimaksimalkan di Kalbar masih terbatas.

Baca: Tokoh Masyarakat Sungai Raya: Sutarmidji Paling Pantas Pimpin Kalbar

Menanggapi persoalan tersebut, calon gubernur Kalimantan Barat nomor urut 3, Sutarmidji, sudah menyiapkan langkah-langkah jitu untuk memperbanyak lapangan pekerjaan di Kalimantan Barat.

"Diperlukan gagasan baru yang inovatif untuk memperbanyak lapangan kerja di Kalbar. Hal ini penting, agar lapangan kerja baru yang tersedia nanti selain bisa menyerap tenaga kerja, output yang dihasilkan mesti berdampak langsung terhadap percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Barat," tegas Sutarmidji, Calon Gubernur Kalbar Nomor Urut 3.

Baca: Walau Hujan, Masyarakat Tetap Bersilaturahim dengan Sutarmidji

Selain itu, Sutarmidji juga menjelaskan diantara langkah startegis yang bisa dilakukan untuk membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya di Kalbar, ialah mengoptimalkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kalimantan Barat.

"BUMDes itu resource yang besar untuk memperbanyak lapangan kerja, syaratnya dioptimalkan saja. Nah itu yang akan kita lakukan nanti. Masing-masing BUMDes disetiap desa se-Kalimantan Barat nanti harus produktif, misal masing-masing harus punya produk yang dibanggakan dan punya nilai jual,” ujarnya.

“Kalau peran BUMDes se-Kalbar sudah maksimal sama artinya dengan ketersediaan lapangan kerja di Kalbar juga semakin banyak," tambah Sutarmidji.

Sementara itu, akademisi Universitas Panca Bhakti Kalimantan Barat, Mulyadi, mengapresiasi upaya Sutarmidji menyediakan lapangan kerja melalui pemberdayaan peran BUMDes secara optinal.

"Upaya yang akan dilakukan oleh Sutarmjdji itu sudah benar. Dana BUMDes yan digelontorkan pemerintah pusat per tahun sangat besar. Perlu dikelola secara efektif dan sasarannya tepat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” katanya.

Di antaranya, menurut Mulyadi BUMDes harus mampu menyerap tenaga kerja di setiap desa, sehingga bisa mengurangi tingkat pencari kerja ke kota.

"Saya membayangkan, kalau peran BUMDes disemua desa/kelurahan se-Kalbar ini teroptimalisasi dalam membuka lapangan kerja baru, tingkat penyerapan tenaga kerjanya sangat tinggi. Outputnya jelas selain mencegah imigrasi pencari kerja dari daerah ke Kota, juga berhasil mengurangi angka pengangguran di Kalbar, yang diinformasikan pada Desember 2017 lalu, berjumlah 105. 061 jiwa," tambahnya. (*)

Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help