Labi-Labi Moncong Babi Rentan Diperdagangkan, Ini Penjelasan BKSDA Kalbar

Sepanjang 2017 hingga April 2018 ini, penyerahan satwa dilindungi ke BKSDA Resort Sukadana sudah dilakukan sebanyak sembilan kali

Labi-Labi Moncong Babi Rentan Diperdagangkan, Ini Penjelasan BKSDA Kalbar
TRIBUPONTIANAK.CO.ID/ADELBERTUS CAHYONO
Labi-labi moncong babi yang diselamatkan BKSDA di kawasan Taman Nasional Gunung Palung (TNGP), Desa Sedahan Jaya, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Minggu (15/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Adelbertus Cahyono

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Kepala Resort Sukadana dan Cagar Alam Kepulauan Karimata BKSDA Kalbar, Urai mengatakan, labi-labi moncong babi adalah salah satu jenis hewan yang rentan dari perdagangan gelap lintas provinsi hingga mancanegara.

Meski, hewan itu tak termasuk sebagai hewan dilindungi.

“Untuk statusnya (Labi Labi Moncong Babi) dalam PP Nomor 7 tahun 1999 belum masuk dilindungi namun dalam daftar IUCN sendiri merupakan satwa dengan kategori Unvelearble (rentan) untuk satwa jenis tersebut diatur dalam perdagangannya,” katanya, Minggu (15/4/2018).

Baca: BKSDA Selamatkan Labi-Labi di Kawasan TNGP

Sepanjang 2017 hingga April 2018 ini, penyerahan satwa dilindungi ke BKSDA Resort Sukadana sudah dilakukan sebanyak sembilan kali oleh masyarakat.

Satwa jenis kucing hutan mendominasi jumlah tersebut.

“Masyarakat dapat menginformasikan kepada petugas BKSDA terdekat untuk seksi konservasi wilayah 1 ketapang maupun kepada pihak berwajib terkait satwa dilindungi ini," pungkasnya.

Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help