Berita Video

KRI Sembilang-850 Satrol Lantamal XII Pontianak Gagalkan Penyelundupan Rotan ke Malaysia

Saat dilaksanakan patroli disekitar perairan wilayah kerja Lantamal XII Pontianak pada tanggal 7 April 2018, KRI Sembilang-850 Satrol Lantamal XII..

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Anesh Viduka

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Saat dilaksanakan patroli disekitar perairan wilayah kerja Lantamal XII Pontianak pada tanggal 7 April 2018, KRI Sembilang-850 Satrol Lantamal XII yang dikomandani Mayor laut (P) Wida Adi Prasetya menangkap KLM Putri Setia GT 51 karena diduga akan melakukan penyelundupan 94 ton rotan jenis sega.

Saat ditangkap posisi kapal KLM Putri Setia menuju ke Utara mengarah ke perairan Malaysia.

Komandan KRI Sembilang-850 kemudian melaporkan kepada komando atas (Guspurlabar) dan mendapatkan perintah untuk menggiring kapal menuju Pangkalan Utama TNI AL terdekat, dalam hal ini Lantamal XII Pontianak guna dilaksanakan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca: SPORC Brigade Bekantan dan Ditreskrimsus Ungkap Ilegal Logging di Bengkayang

Berdasarkan pengakuan nahkoda KLM Putri Setia, agar KLM Putri Setia memperoleh surat persetujuan berlayar (SPB) dari Syahbandar, diberitahukan kapal akan berlayar menuju Jambi, sedangkan tujuan kapal yang sesungguhnya adalah ke Sibu,Malaysia untuk penyelundupan rotan.

KLM Putri Setia patut diduga telah melakukan tindak pidana sebagaimana yang diatur UU No.17 tahun 2006 tentang Kepabeanan, pasal 102A huruf a yaitu mengekspor barang tanpa menyerahkan pemberitahuan pabean, pasal 102A huruf e yaitu mengangkut barang ekspor tanpa dilindungi dengan dokumen yang sah sesuai dengan pemberitahuan pabean.

Terhadap dugaan tersebut pelaku diancam dengan pidana penjara paling singkat 1 tahun, paling lama 10 tahun dan denda paling sedikit Rp 50 juta, paling banyak Rp 5 miliar, KLM Putri Setia juga diduga melanggar UU No.17 tahun 2008 tentang pelayaran.

Penulis: Anesh Viduka
Editor: listya sekar siwi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help