Liga Indonesia

Kekecewaan Berujung Kisruh Suporter, Kondisi Aremania Mirip dengan The Jakmania dan Bobotoh

Apa yang dilakukan Aremania itu hampir sama dengan The Jakmania dan bobotoh. Mereka merasa kecewa karena tim kebanggaannya belum memetik kemenangan

Kekecewaan Berujung Kisruh Suporter, Kondisi Aremania Mirip dengan The Jakmania dan Bobotoh
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Aremania masuk ke dalam lapangan pertandingan saat Arema FC menjadi Persib Bandung di Kanjuruhan, Minggu (15/4/2018) malam. 

Penampilan Persija di bawah Paulo Camargo tidak seperti Macan Kemayoran bertanding. Persija terseok-seok di awal kompetisi dan membuat The Jakmania kecewa dengan penampilan Ismed Sofyan dkk.

Saat menjamu Sriwijaya FC dalam laga Indonesia Soccer Championship A 2016 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, puncak keemosian The Jakmania terlampiaskan. Beberapa oknum The Jakmania menjebol pagar SUGBK dan masuk ke dalam lapangan.

Laga tersebut berhenti pada menit ke-81 selepas Sriwijaya FC unggul 1-0 atas Persija lewat gol tendangan bebas Hilton Moreira. Oknum The Jakmania yang masuk ke lapangan sampai bentrok dengan pihak kepolisian.

Oknum The Jakmania itu masuk dikarenakan di luar SUGBK terjadi kerusuhan sehingga pihak kepolisian mengeluarkan gas air mata yang masuk ke dalam stadion. Gas air mata itu juga yang membuat pemain Sriwijaya FC sempat kesulitan bernafas di awal babak kedua.

Baca: Ricuh Liga 1 Indonesia Arema FC vs Persib, Manajemen Akhirnya Angkat Suara

Kejadian itu membuat Persija harus menerima kekalahan 0-3 dari Sriwijaya FC sesuai keputusan Komdis PSSI. The Jakmania juga dijatuhkan hukuman tidak boleh menyaksikan laga kandang Persija sampai ISC A 2016 selesai.

Paulo Camargo pun memilih mundur dari Persija dan dilanjutkan oleh Jan Saragih lalu Zein Al Haddad. Di akhir kompetisi, Persija yang harus bermain bukan di SUGBK karena sudah tahap renovasi Asian Games 2018 harus puas duduk di posisi ke-14.

Kerusuhan laga Persija melawan Sriwijaya FC musim 2016 diharapkan menjadi yang terakhir. Namun demikian, kerusuhan suporter hingga masuk ke dalam lapangan terulang lagi.

Kali ini ketika laga Liga 1 2017 yang mempertemukan Bhayangkara FC melawan Persib Bandung di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat. Meskipun tuan rumah Bhayangkara FC, akan tetapi banyak suporter Persib, bobotoh, yang datang.

Kerusuhan datang ketika laga memasuki menit ke-81 usai Ilham Udin Armaiyn memperlebar keunggulan Bhayangkara FC menjadi 2-0 atas Persib. Oknum bobotoh yang berada di tribune timur tiba-tiba masuk ke dalam lapangan untuk menghampiri pemain Persib.

Halaman
123
Editor: haryanto
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help