TribunPontianak/

Begini Kronologi Penjemputan Anak TKI Asal Sintang Dari Kuala Lumpur Malaysia

Lanjut Kaha, bahwa Almarhumah Diana sudah beberapa menikah di Malaysia. Dari pernikahan tersebut, ia memiliki tiga orang anak.

Begini Kronologi Penjemputan Anak TKI Asal Sintang Dari Kuala Lumpur Malaysia
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ WAHIDIN
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sintang, Florensius Taha 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG- Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sintang, Florensius Taha membenarkan bahwa beberapa hari lalu ia bersama Wabup Sintang Askiman menjemput dua anak TKI di Kuala Lumpur, Malaysia.

TKI tersebut bernama Diana, asal Desa Merah Arai, Kecamatan Kayan Hulu yang meninggal karena sakit di Kuala Lumpur. Menurut Taha, Almarhumah Diana sudah tahun 2004 bekerja sembagai pembantu di Malaysia.

Baca: Askiman Angkat Dua Anak TKI Asal Kayan Hulu yang Meninggal di Malaysia

"Dia sejak masih usia 15 tahun sudah menjadi tenaga kerja di Malaysia. Jadi terakhir dia pulang 2012 pulang, karena kesal anaknya yang ketiga diambil majikannya. Tapi dia pulang paspor dipegang majikannya," kata Kaha, Senin (16/4/2018) siang.

Baca: TKI Asal Kayan Hulu Meninggal di Malaysia, Wabup Sintang Jemput Kedua Anaknya

Lanjut Kaha, bahwa Almarhumah Diana sudah beberapa menikah di Malaysia. Dari pernikahan tersebut, ia memiliki tiga orang anak.

Namun anak bungsunya, telah dibawa oleh suaminya yang terakhir.

"Kemudian kedua anak dari pernikahan sebelumnya dia dititip di panti asuhan dari tahun 2013. Bulan Maret 2018 sudah habis kontraknya. Dibuatlah surat dari KBRI dan kami disampaikan ke Pak Wakil Askiman," paparnya.

Kemudian pada 9 April 2018, ia bersama Wakil Bupati Sintang Askiman bertolak ke Kuala Lumpur, Malaysia untuk menjemput kedua anak tersebut. Masing-masing bernama Dahlia Kusuma Tebi (6) dan Haryo Adriano Tebi (5).

"Saat kami jemput, anak ini trauma karena kemungkinan ada kekerasan, kecurigaan kita oleh ibunya. Karena kesal dengan anak yang ketiga dibawa kabur suaminya. Sehingga kedua anak ini pelampiasan," pungkasnya. 

Penulis: Wahidin
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help