Ambruknya Jembatan di Sungai Bulan Persulit Akses Murid Sekolah

Sementara itu warga lainnya, Ahui mengaku putusnya jembatan tersebut menyulitkan dirinya untuk berjualan di dua dusun tersebut.

Ambruknya Jembatan di Sungai Bulan Persulit Akses Murid Sekolah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ TRY JULIANSYAH
Sejumlah anak sekolah harus menyebrang dengan sampan kecil untuk bisa sampai ke sekolah pasca ambruknya jembatan di Sungai Bulan, Senin (16/4/2018) 

Laporan Wartawan Tribunpontianak,  Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Sebanyak tujuh unit jembatan di Desa Sungai Bulan Kecamatan Sungai Raya ambruk, Minggu (15/4/2018) malam.

Warga setempat, Syamsul Huda mengungkapkan, penyebab ambruknya tujuh unit jembatan di Sungai Bulan itu karenakan diterjang arus, akibat curah hujan yang cukup deras terjadi sore hingga minggu malam.

"Awalnya empat jembatan saja yang ambruk, setelah pagi, tiga jembatan juga ikut ambruk. Jadi semuanya ada tujuh jembatan yang ambruk di terjang arus. Satu diantara jembatan yang ambruk tepat berada di depan puskesmas," ujar Syamsul Huda, Senin (16/4/2018).

Baca: Tanggapi Jembatan Roboh di Sungai Bulan, Ini Yang Akan Dilakukan PUPR

Menurutnya tujuh jembatan yang ambruk tersebut merupakan akses satu-satunya penghubung warga yang tinggal di dusun Wono Mulyo dan dusun Teluk Binjai, menuju pusat pemeirintahan Desa dan menuju ke Rasau Jaya.

Baca: Rusman Ali Instruksikan Dinas Terkait Segera Bangun Jembatan Darurat

"Jadi pasca ambruknya jembatan ini, dua dusun itu menjadi terisolir, sementara ini, warga harus menyeberang dengan penyeberangan darurat menggunakan motor air dan sampan. Begitu juga dengan anak sekolah, juga diangkut pakai sampan kecil karena sekolahnya ada di wono Rejo ini," tuturnya.

Sementara itu warga lainnya, Ahui mengaku putusnya jembatan tersebut menyulitkan dirinya untuk berjualan di dua dusun tersebut.

Karena akses satu-satunya memang hanya melewati ketujuh jembatan yang ambruk tersebut.

"Jadi memang tidak bisa jaualan ke dua dusun itu, karena sepeda motor juga tidak mungkin dinaikan ke perahu. Memang ada motor air yang bisanya menyebrangkan tapi warga juga masih sibuk membersihkan bekas reruntuhan jembatan tersebut," tandasnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help