Pj Gubernur Kalbar Sebut Peran Jurnalis Sebagai Penyaring Berita Hoaks

Jika tidak disikapi serius, ditakutkan akan mengakibatkan dampak negatif sangat besar bagi kehidupan...

Pj Gubernur Kalbar Sebut Peran Jurnalis Sebagai Penyaring Berita Hoaks
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat, Doddy Riyadmadji. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat, Doddy Riyadmadji mengatakan satu diantara yang menjadi perhatian serius pemerintah di era digitalisasi saat ini adalah konten-konten hoaks atau kabar bohong.  

Jika tidak disikapi serius, ditakutkan akan mengakibatkan dampak negatif sangat besar bagi kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Hoaks itu harus disikapi oleh semua elemen masyarakat,” ungkapnya, Minggu (15/4/2018).

Doddy menekankan satu diantara pihak yang berperan penting membantu pemerintah dalam upaya mengantisipasi hoaks adalah jurnalis. Ia menegaskan jurnalis harus menjadi garda terdepan dalam menangkal berita-berita yang belum bisa dipastikan kebenarannya.

“Jurnalis adalah mitra pemerintah. Jurnalis dan pemerintah harus terus bersinergi. Kita harus lawan hoaks habis-habisan,” katanya.

Baca: Awasi Penyebaran Konten Negatif & Hoaks, Diskominfo: Manusia Tidak Bisa Sembunyi

Doddy mengakui para jurnalis memegang misi penting dan mulia dalam menegakkan kebenaran. Terutama, dalam menghasilkan konten-konten berita yang layak dinikmati publik dan fakta.

“Para jurnalis harus menetralisir informasi yang dibuat oleh sumber-sumber tidak terpercaya. Kalau ada isu krusial, cari kebenarannya sebelum diinformasikan ke masyarakat luas,” pesannya.

Ia berharap kebersamaan antar semua elemen masyarakat Kalimantan Barat yang sudah terbangun aman dan damai selama ini harus terus dijaga dalam semangat keberagaman.

“Jangan sampai terganggu oleh informasi atau berita hoaks, terutama ketika musim Pilkada seperti ini,” tandasnya.

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help