Pilgub Kalbar

Anak Muda Jangan Hanya Jadi Penonton, Tokoh Pemuda Ini Sebut Sutarmidji Layak Pimpin Kalbar

Anak muda saya harap tidak hanya jadi penonton di Pilgub Kalbar 2018. Karena anak muda punya peran penting yang strategis.

Anak Muda Jangan Hanya Jadi Penonton, Tokoh Pemuda Ini Sebut Sutarmidji Layak Pimpin Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Tokoh Pemuda Kabupaten Sambas, Anjang Mulyadi, saat bertemu dengan calon gubernur Kalimantan Barat nomor urut 3, Sutarmidji, di Kabupaten Sambas, Minggu (15/4/2018). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Pepatah populer mengatakan, kalau ingin melihat kemajuan suatu negara lihat lah anak mudanya. Pun begitu, jika ingin tahu Kalbar maju, lihatlah pula anak muda Kalbar saat ini. Karena itu kemajuan daerah erat kaitannya dengan keberadaan anak muda.

Hal tersebut disampaikan oleh tokoh pemuda kabupaten Sambas, Anjang Mulyadi, usai bertemu dengan calon gubernur Kalimantan Barat nomor urut 3, Sutarmidji, di Pemangkat Kota, Kabupaten Sambas, Minggu (15/4).

Menurut Anjang Mulyadi, peran serta anak muda dalam pemilihan gubernur Kalbar 2018 sangat strategis. Karena semangat dan pemikiran yang dimiliki para pemuda, sangat bermanfaat untuk kemajuan Kalbar.

"Anak muda saya harap tidak hanya jadi penonton di Pilgub Kalbar 2018. Karena anak muda punya peran penting yang strategis dalam melahirkan pemimpin terbaik melalui Pilgub. Apalagi semangat dan pola pikir anak muda yang inovatif, sangat dibutuhkan untuk menyosialisasikan pak Sutarmidji, sebagai kandidat paling layak memimpin Kalbar," ucap, Anjang Mulyadi tokoh pemuda kabupaten Sambas.

Baca: Susuri Jalan Rusak dan Tanah, Sutarmidji: Kita Perbaiki Segera Agar Masyarakat Paloh Sejahtera

Tidak hanya itu, Anjang Mulyadi juga menambahkan, peran-peran strategis yang bisa dilakukan para anak muda Kalbar untuk membantu keterpilihan Sutarmidji sebagai Gubernur Kalbar, diantaranya bisa melalui pendidikan politik pada masyarakat.

"Diantara peran strategis yang bisa dilakukan anak muda Kalbar saya kira ialah melakukan pendidikan politik pada masyarakat. Misalnya, menyadarkan masyarakat untuk ikut mencoblos," tandasnya.

Sebagaimana diketahui pada Pemilu 2014 lalu, jumlah pemilih pemula Kalbar sebesar 30% dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kalbar.

Angka ini kemungkinan meningkat di Pilgub Kalbar Juni 2018 mendatang. Mengingat para pemilih pemula di pemilu 2014 lalu tersebut, saat ini masih berusia 22-23 tahun. Ditambah lagi, para pemilih pemula yang baru usia 17-19 tahun saat ini.

Melihat data tersebut, prospek pemilih dari kalangan anak muda Kalbar, rentang usia 18-30 tahun, sangatlah tinggi.

"Pemilih dari kalangan anak muda (usia 18-30 tahun) di Kalbar sangat tinggi. Sekitar 30-35 persen. Dengan jumlah yang signifikan ini, anak muda Kalbar harus kompak dan solid. Tujuannya tak lain selain untuk kemajuan Kalbar kita tercinta," tutup Anjang Mulyadi, tokoh pemuda Kabupaten Sambas tersebut.

Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help