Pilgub Kalbar

Wah! Ternyata Karolin Sudah Banyak Buka Wilayah Terisolasi Kalbar

Karena hal tersebut, baik Supardi maupun Erna sepakat untuk terus mendukung Karolin-Gidot demi Kalimantan Barat yang lebih baik.

Wah! Ternyata Karolin Sudah Banyak Buka Wilayah Terisolasi Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Calon Gubernur Kalimantan Barat Nomor Urut 2, dr Karolin Margret Natasa saat berkampanye ditengah masyarakat beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Calon Gubernur Kalimantan Barat Nomor Urut 2, dr Karolin Margret Natasa, telah banyak membuka daerah-daerah terisolasi dan terpencil di Kalimantan Barat menjadi daerah terbuka dan gampang diakses.

Masyarakat pun telah merasakan manfaat dari kiprah Karolin, saat menjadi anggota DPR RI dan kini berpasangan dengan Suryadman Gidot dalam Pilgub Kalbar 2018.

Baca: Karolin Bangun Kembali Potensi Pertanian Kubu Raya

Seperti yang diungkapkan Supardi (44) warga Desa Gunung Tamang, Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya, di sela-sela acara kampanye pasagan Nomor Urut 2 ini, Jumat (13/4/2018).

"Melalui Ibu Karolin, kami masyarakat Desa Gunung Tamang telah merasakan pembangunan dari pemerintah yakni dengan dibukanya jalan ke desa ini. Kami tidak ragu dengan apa yang dijanjikan oleh Ibu Karolin, karena telah terbukti. Jalan ini adalah buktinya," kata Supardi.

Baca: Perlu Perhatian Khusus, Karolin: Kubu Raya Miniatur Kalimantan Barat

Menurut Supardi, keinginan warga Desa Gunung Tamang untuk memiliki akses jalan itu sudah sejak lama. Sekitar 4 tahun lalu, Karolin dan tim datang berkunjung ke desa mereka.

"Dulu Ibu Karolin bersama timnya datang ke sini (Desa Gunung Tamang) lewat sungai dan apa yang dijanjikan oleh Ibu Karolin saat dia kesini 4 tahun lalu, kini telah terbukti. Pada tahun 2016 jalan menuju ke desa kami mulai dibangun dan sekarang sudah dapat digunakan,” kata Supardi.

Baca: Dinilai Berprestasi, Karolin Terima Penghargaan Dan Jadi Kerabat Keraton Surakarta Hadiningrat

Kesaksian serupa juga diungkapkan Erna (42), guru honorer di desa tersebut.

“Dulu kalau mau ke Pontianak melalui jalur sungai, menggunakan perahu kelotok. Butuh waktu 5 jam untuk sampai ke kota. Tetapi sekarang dengan adanya akses jalan yang dibangun lewat bantuan Ibu Karolin, maka jarak tempuh kini jauh lebih singkat,” kata Erna.

Karena hal tersebut, baik Supardi maupun Erna sepakat untuk terus mendukung Karolin-Gidot demi Kalimantan Barat yang lebih baik.

Sementara itu, Karolin dalam silaturahmi kepada masyarakat Desa Gunung Tamang itu menceritakan nostalgia kedatangan dirinya dan tim dari PDI Perjuangan.

“Empat tahun lalu, saya datang ke sini masih lewat sungai. Naik perahu. Puji syukur, atas perjuangan kami, sekarang sudah dibangun jalan. Warga sudah enak sekarang kalau ke kota,” kata Karolin yang disambut tepuk tangan warga. (*)

Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help