Mau Berhenti Merokok Selamanya? Terapkan Metode Ini

Banyak orang berniat menghentikan kebiasaan merokok. Tapi apa yang terjadi? Kebanyakan tidak sanggup berpisah dari kebiasaan buruk ini

Mau Berhenti Merokok Selamanya? Terapkan Metode Ini
WebMD
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Banyak orang berniat menghentikan kebiasaan merokok. Tapi apa yang terjadi? Kebanyakan tidak sanggup berpisah dari kebiasaan buruk ini lalu kembali merokok.

Ternyata langkah tegas dan cepat justru dianggap paling efektif untuk berhenti merokok. Caranya, berhenti total saat ini juga dan jangan kembali.

Metode tersebut bahkan dibuktikan oleh temuan studi terbaru dari Universitas Oxford, berhenti merokok secara tiba-tiba bisa menjadi cara terbaik untuk berhenti merokok jangka panjang.

Dalam studi tersebut, mereka yang berusaha benar-benar berhenti merokok secara langsung 25 persen lebih sukses berhenti merokok dalam empat minggu. Sementara 42 persen lainnya sukses berhenti setelah enam bulan.

Baca: 85-95 Persen Faktor Resiko Kanker Paru Disebabkan Karena Kebiasaan Merokok, Waspadai 9 Gejala Ini!

Sedangkan mereka yang secara perlahan mengurangi jumlah rokok yang diisapnya tak bertahan hingga dua minggu. Alasannya, mereka yang perlahan mengurangi jumlah rokoknya per hari cenderung tidak benar-benar berusaha berhenti merokok.

Hal itu diungkapkan penulis studi, Nicola Lindson-Hawley, Ph.D. Secara perlahan mengurangi jumlah rokok akan membuat seorang perokok merasakan 'kelaparan'. Kemudian mereka akan berpikir bahwa hari-hari tanpa sebatang rokok pun akan jauh lebih parah lagi. Mereka pun kembali pada kebiasaan merokoknya.

Berbeda halnya dengan mereka yang langsung berhenti merokok seketika. Semuanya bergantung pada persepsi. Berhenti merokok bukan hal mudah bagi seseorang yang mencandu. Tapi, berhenti seketika akan berdampak pada pikiran untuk benar-benar berhenti merokok.

Jadi, langkah paling tepat adalah tentukan kapan akan membuang rokok yang dimiliki dan berhenti sama sekali. Selain itu, iringi langkah tersebut dengan melakukan konseling atau pengobatan seperti terapi yang akan meningkatkan kepercayaan dirimu untuk benar-benar berhenti merokok.

Baca: Dalam Islam Merokok Haram Hukumnya, Berikut Penjelasan Ulama!

Menurut American Cancer Society, risiko terkena penyakit jantung berkurang setengahnya dari saat kita masih merokok. Bahkan setelah berhenti 10 tahun, risiko meninggal akibat kanker paru-paru akan setengah lebih sedikit daripada mereka yang masih merokok.

Editor: haryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved