TribunPontianak/

Kencing Manis Renggut Mata Kiri Mastur, Ulat Sempat Muncul di Kaki Warga Kabupaten Sambas Ini

Tak sampai di situ, pria kelahiran 1969 ini juga harus terbaring lemah sepanjang hari karena dua bulan

Kencing Manis Renggut Mata Kiri Mastur, Ulat Sempat Muncul di Kaki Warga Kabupaten Sambas Ini
IST
Mastur Warga Kabupaten Sambas 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Warga Desa Kuala Pangkalan Keramat, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, Mastur terpaksa harus kehilangan mata kiri karena penyakit yang dideritanya.

Tak sampai di situ, pria kelahiran 1969 ini juga harus terbaring lemah sepanjang hari karena dua bulan terakhir tubuhnya semakin sulit digerakkan.

Mastur sudah cukup lama terkena penyakit kencing manis.

Sakit ini pula yang menggerogoti penglihatan hingga menjalar ke kaki kirinya.

"Kakinya waktu itu ada merasakan sesuatu. Awalnya dibersihkan oleh anaknya. Ternyata ada ulat, lalu diberi racun rumput sehingga ulatnya mati," ungkap Revi Susanto, warga Sekura yang bertandang ke rumah Mastur, kepada Tribun, Senin, (9/4/2018).

Revi menjelaskan, selama ini Mastur mengandalkan obat warung.

Keluarganya tak punya cukup dana untuk membawa bapak tiga anak ini ke rumah sakit.

"Apalagi istrinya mengandalkan pendapatan dari nangkal (menoreh) getah," katanya.

Bahkan karena tak mampu secara ekonomi, anak-anak Mastur nyaris tak bisa melanjutkan sekolah.

Mastur dan keluarga memang memiliki BPJS Kesehatan. Namun mereka terdaftar secara mandiri.

Sudah sejak 2016 lalu, iuran BPJS Kesehatannya tidak dibayar.

"Ini yang kemudian menggerakkan kita untuk menggalang dana. Jadi membantu keluarga untuk menebus tunggakan BPJS Kesehatan agar kemudian bisa dibawa berobat ke rumah sakit," katanya.

Saat ini sudah ada beberapa komunitas dan organisasi pemuda yang siap menggalang dana untuk Mastur.

Gerakan mereka ini, juga sudah melalui konfirmasi ke pihak desa tempat tinggal Mastur.

"Saya sudah sampaikan dan izin ke Sekdes mengenai rencana ini. Sambutannya baik dan bahkan mendukung," jelasnya.

Penulis: Nasaruddin
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help