BNN-Bea Cukai Berhasil Gagalkan Penyelundupan 28 Kg Sabu dan 21.727 Butir Ekstasi Asal Malaysia

Sebanyak 28.240 gram narkoba jenis sabu dan 21.727 butir ekstasi dari dua kasus berbeda yang diduga diselundupkan dari Malaysia ke Indonesia

BNN-Bea Cukai Berhasil Gagalkan Penyelundupan 28 Kg Sabu dan 21.727 Butir Ekstasi Asal Malaysia
TRIBUNFILE/ISTIMEWA
BNN RI beserta Bea Cukai merilis hasil tangkapan 28.240 gram shabu dan 21.727 butir ekstasi di Jakarta, Jumat (6/4/2018) siang. 

Citizen Reporter

Humas BNN RI

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sinergitas dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika antara Badan Narkotika Nasional (BNN) dengan Bea dan Cukai kembali membuahkan hasil.

Sebanyak 28.240 gram narkoba jenis sabu dan 21.727 butir ekstasi dari dua kasus berbeda yang diduga diselundupkan dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur tikus perbatasan Entikong, berhasil diungkap dengan meringkus empat orang tersangka.

Pengungkapan kasus ini berawal dari adanya informasi dari masyarakat yang diteruskan dengan analisa dan penyelidikan intelijen, hingga akhirnya diketahui bahwa akan adanya pengiriman narkotika dari Kuching, Malaysia, ke Indonesia melalui perbatasan Entikong, Sanggau, Kalimantan Barat.

Baca: Narkoba Jadi Ancaman Besar Bangsa Khususnya di Kalbar

Kepala BNN RI Komjen Heru Winarko dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (6/4/2018) siang yang diteruskan oleh Humas BNN RI menyatakan kasus pertama diungkap petugas pada Senin (26/3/2018), di Jalan Raya Sosok Tayan Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Dua orang pria berinisial Su alias Yo (43) dan An alias Ab (54) diamankan petugas pada saat melintas Kawasan Sosok Tayan tersebut.

Dari pemeriksaan yang dilakukan terhadap mobil yang mereka kendarai, ditemukan tujuh kilogram sabu dan 21.727 butir ekstasi.

"Kedua tersangka mengaku menyelundupkan narkotika dari Malaysia melalui perbatasan Entikong atas perintah seorang narapidana berinisial AP yang berada di Rutan Bengkayang," ujar Komjen Heru Winarko.

Halaman
12
Penulis: Destriadi Yunas Jumasani
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help