Tiga Anak Kakak Beradik Jalani Perawatan Intensif di RSUD Sintang, Dua Diantaranya Lumpuh!
Pasangan Sri Mancong (suami) dab Ana (istri) merupakan keluarga kurang mampu, keduanya hanya bekerja sebagai petani.
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Madrosid
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Ketiga anak laki-laki pasangan Sri Mancong dan Ana asal Desa Meragun, Kecamatan Sungai Ringin, Kabupaten Sekadau yaitu R (16), M (9), dan A (5) seminggu terakhir menjalani perawatan intensif di RSUD Ade M Djoen Sintang, Senin (26/3/2018) siang.
Pasangan Sri Mancong (suami) dab Ana (istri) merupakan keluarga kurang mampu, keduanya hanya bekerja sebagai petani.
Sehingga saat ini, keduanya terus mengharapkan bantuan dari para donatur yang peduli.
Ditemui Tribun Pontianak, kondisi anak pertama R (16) dan M (9) tahun memang dalam kondisi memprihatinkan, kondisinya sudah mengalami kelumpuhan.
Baca: Sikapi Amar Putusan Majelis Hakim, Hamka Siregar: Saya Akan Pikir-pikir Dulu
Terutama R (16) yang kondisi badannya yang sangat kurus.
R (16) saat ini hanya bisa terbaring kaku dengan seluruh badan yang tidak bisa digerakkan sama sekali. Sementara adiknya M (9) badannya sedikit lebih berisi, namun kedua kakinya sudah tidak bisa lagi digerakkan.
Begitupula si bungsu A (5), meskipun kondisinya masih terlihat cukup sehat.
A sudah menunjukkan gejala-gejala kelumpuhan. Terlihat saat ia berdiri, yang masih harus dibantu. Bahkan seringkali tiba-tiba terjatuh saat posisi berdiri.
Saat ini, ketiga bersaudara tersebut sedang dirawat RSUD Ade M Djoen Sintang. Untuk R (16) dirawat di Ruang Spesialis Penyakit Dalam khusus anak-anak, sementara adiknya M (9) dan A (5) dirawat di Ruang Perawatan Anak.