Citizen Reporter

Generasi MillenNial Peran Kebangsaan dan Nasionalisme

Ir. Firmansyah Mardanoes MM. Anggota DPR RI F-PPP Menggelar Acara Sosialisasi 4 Pilar di Gedung YPBU (Yayasan Panca Bhakti Utama) Pontianak.

Generasi MillenNial Peran Kebangsaan dan Nasionalisme
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HAMDAN DARSANI
Ir. Firmansyah Mardanoes MM Anggota DPR RI F-PPP Menggelar Acara Sosialisasi 4 Pilar di Gedung YPBU (Yayasan Panca Bhakti Utama) Pontianak. 

Acara seminar dan sosialiasi ini hadir juga Narasumber lain yakni ketua Yayasan Panca Bhakti Utama, Doni Prasetya dan Syanuriadi Syahrani, S.Kom,MT Direktur AMIK Panca Bhakti selain Ir. Firmansyah Mardanoes MM. anggota DPR RI F-PPP Dapil Kalimantan Barat.

Diskusi ini begitu menarik dan menjadikan antusias para audiens, sehingga banyak pertanyaan pada sesi tanya Jawab, seperti Hilda Ayu Safitri perwakilan dari FKPPI dan Rafael Mahasiswa APJ yang keduanya menanyakan apa peran yang bisa dimainkan generasi milenial dalam merawat nasionalisme Indonesia?

Diskusi yang Berkisar Dua Jam lebih ini begitu hangatnya dan menarik semua peserta untuk saling berinteraksi, dalam paparan jawabanya Ir.Firmansyah Mardanoes Menyampaikan bahwa Yang Harus dilakukan para Pemuda dan Generasi Millenial adalah Pertama, sebagai masyarakat sadar teknologi, pemuda bisa menjadi “cyber army” dalam menyebarluaskan gagasan-gagasan nasionalisme Indonesia yang progressif di jagad maya. Termasuk sebagai agen kontra-propaganda terhadap ideologi berbasis kebencian SARA dan terorisme yang mengancam NKRI.

Kedua, sebagai bagian dari “warga sosial”, pemuda bisa menjadi kelompok sosial yang aktif menggalang kegiatan-kegiatan yang menumbuhkan kesadaran nasionalisme, perlunya merawat NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Ketiga, Pemuda adalah kelompok sosial yang relatif terdidik. Menurut data BPS terakhir, sebanyak43,78 persen pemuda Indonesia mengenyam pendidikan menengah ke atas. Dan hanya 4,67 persen yang tidak/belum tamat SD.

"Disinilah Para Generasi Millenial diharapkan sebagai penyumbang gagasan bagi kemajuan bangsa, kaum muda bisa memperkaya gagasan-gagasan nasionalisme Indonesia, terutama dalam menyelaraskannya dengan semangat zaman". tegas Firmansyah

"Seperti dikatakan Sukarno: “Jangan bikin kepalamu menjadi perpustakaan. Pergunakan pengetahuanmu untuk diamalkan".

Selain itu menurut Ir. Firmansyah Mardanoes MM., pemuda bisa menjadi kekuatan sosial yang mengawal setiap pemerintahan secara kritis. Di satu sisi, bisa memberikan sokongan ketika pemerintahan berjalan di atas Pancasila dan Konstitusi (UUD) 1945). Di sisi lain, bisa berdiri sebagai kekuatan kritis ketika pemerintahan terlihat melenceng dari mandat Rakyat, Pancasila dan UUD 1945".

Dipenghujung diskusi Firmansyah berpesan agar kaum muda para generasi milenial bisa berada di garda depan dalam mempercepat terwujudnya cita-cita nasional, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Misalnya melalui gerakan-gerakan pengajaran gratis kepada rakyat (sekolah gratis), gerakan literasi, dan pemberantasan buta-huruf ( masih ada 6 juta rakyat Indonesia yang buta huruf), Gerakan wirausaha, semangat Entrepreuneurship bagaimana menjadi raja dikampung sendiri, jangan jadi kacung di negeri sendiri, ciptakan iklim positif dan membangun, jangan bermalas-malasan, Generasi Milenial harus benar benar menjadi garda depan pembangunan Ekonomi Di Kalimantan Barat ini.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help