Your All Payment BNI Sasar Kaum Millennial

Kota Pontianak sendiri merupakan kota pertama di Kalbar dan menjadi kota ke-13 di Kalimantan.

Your All Payment BNI Sasar Kaum Millennial
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Dari kiri ke kanan; Muhammad Arafad CEO BNI Wilayah Banjarmasin, Amirullah Kepala Bappeda, Trisna perwakilan Bank Indonesia wilayah Kalbar, Suharna Kepala Sub Bagian Pengawasan Bank OJK saat melaunching Your All Payment (YAP) BNI di Warkop Kota Kita, Jalan Hijas, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (17/3/2018) malam. BNI meluncurkan YAP aplikasi di playstore yang digunakan sebagai media pembayaran non tunai yang ditargetkan bekerjasama dengan 1100 merchant di Kalimantan Barat. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI meluncurkan aplikasi smartphone Your All Payment (YAP) sebagai alat pembayaran untuk transaksi non-tunai (cashless) dan tanpa menunjukkan kartu debit maupun kredit (cardless).

Muhammad Arafad sebagai CEO BNI Wilayah Banjarmasin ada pun target penggunaan YAP adalah kaum muda atau millenial. "Dengan segala kemudahan dan keamanan yang berbasis smartphone, YAP akan menyasar segmen milenial yang tentunya sangat akrab dengan teknologi," ujar Arafad, Sabtu malam.

Terlepas dari itu, ia juga berharap YAP juga dapat digunakan oleh masyarakat dari berbagai segmen.

Baca: Uji coba Pembayaran Menggunakan YAP BNI di Warkop Kota Kita

Bersamaan dengan pengenalan YAP secara nasional BNI juga melakukan pengembangan jaringan merchant yang dilakukan di seluruh Indonesia melalui lebih dari 2.000 outlet BNI.

Diharapkan akseptasi YAP dapat diterima oleh banyak merchant di seluruh pelosok negeri dalam waktu dekat.

Kota Pontianak sendiri merupakan kota pertama di Kalbar dan menjadi kota ke-13 di Kalimantan.

Meski baru di launching namun diakui Arafat, soft launching sudah dilakukan sejak lama.

"Target 2018 untuk penggunaan di wilayah Kalimantan sekitar 10.000. Saat ini sudah ada 3000. Kita yakin, penggunaan lebih dari 10.000. Kita juga tidak berpatokan dengan target karena harapannya keberlangsungan transaksi menggunakan non tunai," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Maskartini
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help