Pemerintah Tutup Akses Jembatan Sungai Nyamuk, Ini Alasannya

Tanda peringatan dilarang melintas di jembatan tersebut, sebab sangat membayakan setiap masyarakat yang lewat.

Pemerintah Tutup Akses Jembatan Sungai Nyamuk, Ini Alasannya
TRIBUPONTIANAK.CO.ID/SAHIRUL HAKIM
Tanda peringatan dilarang melewati jembatan sungai nyamuk, sudah terpasang kawasan kondisi jembatan tersebut sudah membahayakan setiap masyarakat yang lewat. Karena Jembatan itu sudah mau amruk. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air, terpaksa harus menutup sementara jembatan Sungai Nyamuk yang terletak di Jalan KS Tubun, Kelurahan Putussibau Kota, Kecamatan Putussibau Utara, karena kondisi jembatan tersebut sudah tak layak lagi dilalui oleh masyarakat.

Pememerintah Daerah langsung memasang tanda peringatan dilarang melintas di jembatan tersebut, sebab sangat membayakan setiap masyarakat yang lewat.

Baca: Jembatan Timbang Tak Berfungsi, Dishub Sintang Sebut Tak Miliki Kewenangan

"Tahun 2018 ini jembatan Sungai Nyamuk tersebut akan segera dibangun, karena sudah dianggarkan sebesar Rp 4 milyar. Mudah-mudahan segera dikerjakan," ujar Kepala Dinas PU Bina Marga dan SDA Kapuas Hulu, Ana Mariana, Kamis (15/3/2018).

Ana menjelaskan, rencana pembangunan baru jembatan sungai nyamuk tersebut, akan dibangun secara permanen, sehingga betul-betul kuat.

Karena jembatan itu cukup padat dilalui oleh masyarakat.

"Saya sudah perintahkan, siapa saja yang mengerjakan proyek pembangunan jembatan sungai nyamuk tersebut harus orang-orang yang profesional sesuai dengan kontrak," ungkapnya

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved