Bersama Perangkat Desa, Bhabinkamtibmas Ini Cetuskan Program Jaga Kelestarian Sungai

Bhabinkamtibmas Desa Sungai Ringin Birgadir Anggre Jaya Laksana menerapkan program peduli terhadap lingkungan.

Bersama Perangkat Desa, Bhabinkamtibmas Ini Cetuskan Program Jaga Kelestarian Sungai
TRIBUPONTIANAK.CO.ID/RIVALDI ADE MUSLIADI
Bhabinkamtibmas Desa Sungai Ringin Brigadir Anggre Jaya Laksana meninjau satu diantar budidaya ikan milik warganya. Ia juga mencetuskan program peduli terhadap lingkungan guna menjaga kelestarian sungai. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Bersama babinsa dan didukung pihak pemerintahan desa, Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) serta ketua kelompok pengawas budidaya ikan, Bhabinkamtibmas Desa Sungai Ringin Birgadir Anggre Jaya Laksana menerapkan program peduli terhadap lingkungan.

Kabupaten Sekadau merupakan salah satu wilayah yang terdapat dan dikaruniai banyak sungai, terutama sungai yang terbesar adalah sungai Kapuas yang terbentang cukup panjang melewati beberapa provinsi di pulau Kalimantan.

Bukan hanya terdapat Sungai Kapuas namun juga terdapat beberapa sungai sungai kecil yang perlu dijaga.

Hal itu lah yang membuat Brigadir Anggre untuk melakukan program tersebut untuk mejaga kelestarian sungai.

Baca: Binmas Polda Kalbar Gelar Tatap Muka

Karena selain sebagai satu diantara sumber utama mata air masyarakat, sungai juga merupakan tempat ekosistem budidaya ikan yang dapat menopang perekonomian masyarakat.

Anggre bersama Babinsa Serda Katiman dan Kepala Desa Sungai Ringin Abdul Hamid, FKPM, serta didukung oleh ketua kelompok pengawas budidaya ikan Sekadau Endang Sunarya melakukan kerjasama sejak dini.

"Upaya yang kita lakukan adalah upaya pencegahan dimana masyarakat diberikan pemahaman baik melalui pertemuan, dan door to door system untuk tidak melakukan penangkapan ikan baik secara penyetruman dan menangkap ikan dengan cara menubah (menebar racun) ikan," ujar Anggre kepada Tribun, Kamis (15/3/2018).

Bahkan dibeberapa dusun di Sungai Ringin, kata dia, sudah diterapkan dan dibuat kesepakatan apabila terjadi indikasi tersebut, masyarakat langsung dengan segera menegur terlebih dahulu.

Dan apabila masih dilakukan penangkapan ikan dengan cara yang tidak benar, maka tak segan-segan pihak desa dan dusun bersama tokoh masyarakat akan memberikan efek jera dengan memberikan sangsi hukum adat yang berlaku didusun masing-masing.

Baca: Prediksi Arsenal Vs AC Milan Imbang! Umpan Magis Mesut Ozil Bisa Jadi Penentu

"Dengan tujuan utama adalah guna memberikan efek jera dan agar yang lain tidak melakukan perbuatan tersebut," tegasnya.

"Apabila sungai bebas dari tindakan menangkap ikan dengan penyetruman maupun dengan menubah (menebarkan racun) maka kita dapat menjaga ekosistem, selain itu juga dapat meningkatkan kualitas pendapatan warga masyarakat desa sungai ringin yang sebagian melakukan budidaya ikan melalui keramba yang terletak disungai," sambung Anggre.

Upaya tersebut sejalan dengan program unggulan Polres Sekadau yakni Bhabinkamtibmas peduli terhadap lingkungan.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved