Antoni Saputra, Kisah Difabel Indonesia yang Tempuh S2 dan S3 di Australia

Kemudian S-2 dia menempuhnya di Griffith University Queensland dengan beasiswa disability package Australia Award dari Pemerintah Australia.

Antoni Saputra, Kisah Difabel Indonesia yang Tempuh S2 dan S3 di Australia
Antoni Saputra 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PADANG - Keterbatasan fisik tidak menjadi halangan untuk meraih prestasi.

Prinsip ini benar-benar dipegang oleh Antoni Saputra.

Dia terlahir sebagai difabel jenis physical impairment dengan specific congenital muscular dystrophy.

"Saya hanya bisa menggerakkan kepala dan gerakan jari yang terbatas," ujar Antoni.

Meski begitu, Antoni tidak menjadikan keterbatasannya sebagai penghalang.

Sejak jenjang S-1 hingga S-3, dia langganan meraih beasiswa.

Baca: Tagih Janji Suzuki Produksi Lokal Ignis

Ketika S-1, Antoni berkuliah di Universitas Andalas, Padang, dengan beasiswa Bung Hatta.

Kemudian S-2 dia menempuhnya di Griffith University Queensland dengan beasiswa disability package Australia Award dari Pemerintah Australia.

Lalu pada jenjang doktoral, pria kelahiran Bukittinggi tersebut berkuliah di University of New South Wales, Sydney, dengan beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Halaman
1234
Editor: Hasyim Ashari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help