MUI Harapkan Rumah Ibadah Tidak 'Dikotori' Politik Praktis

Menurutnya untuk menjaga situasi Pilkada damai bahwa rumah ibadah jangan digunakan sebagai tempat Politik Praktis.

MUI Harapkan Rumah Ibadah Tidak 'Dikotori' Politik Praktis
Net
Ilustrasi pilkada 

Laporan Wartawan Tribunpontianak, Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sekretaris Umum MUI provinsi Kalbar, Zulkifli Abdullah mengatakan Indonesia merupakan Negara Muslim terbesar yang menerapkan sistem Demokrasi.

Dimana Pemilihan Kepala Daerah menurutnya merupakan instrumen Demokrasi untuk memilih Pemimpin Daerah dan Demokrasi tidak hanya diukur dari hasil tapi juga dari proses Pemilu.

"Sehingga masyarakat Indonesia harus membuktikan kepada Dunia bahwa sistem Demokrasi di Indonesia dapat menjadi contoh," ujarnya, selasa (13/3/2018).

Baca: Jelang Pilkada 2018, Ini Pernyataan Sikap Muhammadiyah Kalbar

Melalui Focus Group Discussion yang digelar DPW Muhamadiyah beberpa waktu lalu diharapkan olehnya Muhammadiyah bisa menerapkan Pilkada yang damai dan santun.

Sehingga organisasi tingkat ranting, yang semestinya menjaga kedamaian wajib dikedepankan dan dijalankan.

Baca: Jelang Pilkada 2018, Ini Pernyataan Sikap Muhammadiyah Kalbar

"Fatwa MUI Pusat bahwa Pemilih Umum dalam pandangan islam bahwa Pemimpin maupun wakil Pemimpin harus memenuhi syarat ideal dan mengedepankan kepentingan masyarakat. Nah kami berharap Muhammadiyah bisa menerapkan pilkada yang santun," katanya.

Menurutnya untuk menjaga situasi Pilkada damai bahwa rumah ibadah jangan digunakan sebagai tempat Politik Praktis.

Termasuk penggunaan media sosial yang menurutnya merupakan salah satu sumber pemicu konflik.

"Seharusnya media sosial menjadi sarana silatirahmi, menyebarkan informasi kebaikan / bermanfaat, dawah, pendidikan, kegiatan positif dibidang Agama. Hal yang harus diperhatikan dalam menyikapi konten informasi di media sosial karena terdapat berita yang hoax dan benar, dan tidak pantas dishare ke publik melalui media sosial, sehingga seharusnya rambu rambu tersebut harus ditangani demi menjaga kondusifitas," tutupnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved