Kotori Masjid Baiturrahman Pontianak

Ketua MUI Pontianak Keluarkan Imbauan Terkait Oknum Mengotori Masjid di Pontianak dengan Limbah

Adanya peristiwa tak terpuji dari oknum tak bertanggung jawab pada Masjid Baiturrahman, Jalan Tanjungpura dengan limbah.

Ketua MUI Pontianak Keluarkan Imbauan Terkait Oknum Mengotori Masjid di Pontianak dengan Limbah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / SYAHRONI
Ustaz Jalaludin Ahmad 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Adanya peristiwa tak terpuji dari oknum tak bertanggung jawab pada Masjid Baiturrahman, Jalan Tanjungpura dengan limbah.

Ketua MUI Kota Pontianak, Ustaz Jalaludin Ahmad mengimbau pada masyarakat jangan sampai terpancing akan perilaku tak terpuji tersebut.

Ia meminta pihak kepolisian untuk tegas dan segera mengungkap peristiwa yang dapat menimbulkan berbagai asumsi publik.

"Cume memang kita berharap pada pihak berwajib dalam hal ini kepolisian untuk menangani segera mungkin dan mengungkap kasus ini. Kita percayakan untuk mengungkap secepatnya agar tak menimbulkan gejolak," ujarnya saat diwawancarai, Selasa (13/3/2018).

Tak menutup kemungkinan menurut Ustaz Jalal kalau peristiwa tersebut adalah cara oknum untuk memancing kegaduhan, apalagi saat ini masuk dalam tahun Pilkada.

Baca: KPU Kalbar Beberkan Pergerakan Data Pemilih di Pilpres 2014 dan Pilgub 2018

Selama ini Pontianak khususnya selalu damai dan mampu menjaga toleransi baik dalam Pilkada maupun kehidupan sehari-hari, maka dengan peristiwa ini tokoh agama ini mengharapkan masyarakat jangan terpancing dan menyerahkan proses hukum pada pihak berwajib untuk segera mengungkapkan.

"Jadi untuk menyikapi hal tersebut, Alhamdulillah beberapa kali Pilkada di Kalbar, khususnya di Pontianak kondisi kita selalu kondusif. Jadi kita dari pihak manapun dan organisasi apapun harus menyikapi ini dengan kepala dingin. Apalagi ini masuk tahun politik ,mungkin ada orang yang kepengen merusak kekondusifan yang ada di Pontianak," terangnya.

Selain itu, ia meminta pada seluruh masyarakat Pontianak mulai dari pejabatnya, ulamanya ataupun masyarakat harus menyampaikan hal terbaik bahwa damai itu harganya sangat mahal dan saling menjaga kekondusifan yang ada saat ini.

"Jangan sampai adanya aksi tak terpuji yang mengotori tempat ibadah ini, lalu kita terprovokasi dengan orang yang mau memecah belah kita. Kita patut bersyukur Alhamdulillah Pontianak ini semenjak di eranya Pak Sutarmidji tetap kondusif dan aman," jelasnya.

Baca: Mahasiswa PKM UMP Diharapkan Bisa Lakukan Intervensi Kasus Stunting

Ditegaskannya pihak kepolisian harus segera mengungkapkan kasus ini, jangan sampai timbul gejolak dimasyarakat. Terlebih jika terlalu lama penanganan kasus menurutnya akan menimbulkan berbagai asumsi.

"Kita harapkan juga ibadah dilokasi tersebut tetap berjalan seperti biasanya. Ini tak menutup kemungkinan ada hawa Pilkada dan ada oknun yang ingin memprovokasi dan memecah belah. Alhamdulillah Pontianak selalu kondusif, lintas agama dan etnis. Toleransi kita sangat baik, maka kita harus jaga selalu," pungkasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help