Jokowi Direncanakan Buka Pesparawi di Pontianak

Harapannya tentu saja untuk mensukseskan even nasional tersebut," kata Jakius Sinyor

Jokowi Direncanakan Buka Pesparawi di Pontianak
Penampilan Ello di acara penutupan Pesparawi tingkat Provinsi Kalbar yang digelar di komplek perkantoran Sabang Merah Kabupaten Sanggau, beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Stefanus Akim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional tahun 2018 akan digelar di Kalbar. Kegiatan ini akan digelar 29 Juli hingga 3 Agustus 2018.

Ketua Umum Panitia dr Karolin melalui Ketua Harian Panitia Ir Jakius Sinyor menyatakan bahwa seluruh panitia dalam rilis yang dikirim ke www.tribunpontianak.co.id menyebutkan pihaknya baru saja usai menggelar rapat persiapan.

"Kami sudah bersama-sama merumuskan berbagai aspek baik teknis maupun non teknis tentang segala sesuatu. Harapannya tentu saja untuk mensukseskan even nasional tersebut," kata Jakius Sinyor, Rabu (13/3).

Baca: Cara Mengetahui Survei Abal-abal di Tahun Politik

Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemprov Kalbar tersebut menyebutkan jumlah peserta yang telah menyatakan ikut pada event ini dari 34 provinsi.

"Sekitar 8.500 orang untuk 12 kategori lomba akan hadir di Kalbar. Jumlah tersebut di luar undangan dan penggembira," kata Jakius yang juga Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalbar tersebut.

Ia menegaskan kegiatan ini rencananya akan dibuka Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi. "Harapan kita Bapak Presiden bisa membuka event berskala nasional ini," ujar Jakius.

Baca: Launching Pesparawi Nasional XII 2018, Ini Harapan Gubernur Cornelis

Sebelumnya pada Senin (29/7/2017), lalu Cornelis yang kala itu masih menjabat Gubernur Kalbar me-launching Pesparawi Nasional XII 2018 di Pendopo Gubernur, Jalan Ahmad Yani Pontianak, Senin (28/8/2017).

Launching dilakukan dengan memukul kangkuang didampingi Ketua Umum Panitia, Karolin Magret Natasha. Dirjen Bimas Kristen RI, Thomas Pentury. Kepala Kanwil Kemenag Kalbar, Syahrul Yadi dan lainnya.

Cornelis mengatakan, dengan beragama diharapkan tingkat keberadaban manusia semakin beradab. Bukan dengan beragama ini semakin jelek. Tidak kenal lagi sama-sama bangsa Indonesia.
Dengan Pesparawi ini, Cornelis berharap dapat meningkatkan kualitas dan saling tahu, saling bersilaturahim sesama umat dan warga Indonesia. 

Penulis: Stefanus Akim
Editor: Didit Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help