Berita Video

Bikin Merinding! Detik-detik Evakuasi Kerangka Mayat Wanita di Sajingan Besar

Selain itu, menurut keterangan saksi, sekira sepekan terakhir, saat ia sedang melakukan aktivitas lari pagi.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Detik-detik personel kepolisian mengevakuasi kerangka mayat di KM 28 Jalan Jip, Dusun Aping, Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan Besar, Sambas, Senin (12/3/2018).

Kapolres Sambas AKBP Cahyo Hadiprabowo melalui Kapolsek Sajingan Besar, Iptu Amren Lumban Siantar mengungkapkan pada Senin (12/3/2018) sekitar pukul 11.30 WIB, dua orang saksi sedang melintas di sekitar lokasi, dengan menggunakan kendaraan bermotor roda dua.

Kedua saksi, saat melintas di sekitar lokasi, mencium aroma tidak sedap dari arah aliran parit, tepat di bawah jembatan KM 28 Dusun Aping, Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan Besar, Sambas.

(Baca: Mayat Tanpa Identitas di Sajingan Besar Ditemukan di Bawah Jembatan )

"Kemudian kedua orang saksi, melakukan pengecekkan, mencari sumber bau tidak sedap tersebut. Dan mendapati ada sisa-sisa tulang belulang dari mayat yang belum diketahui identitasnya," jelasnya.

Selain itu, menurut keterangan saksi, sekira sepekan terakhir, saat ia sedang melakukan aktivitas lari pagi.

Saksi mengatakan, sering melihat seorang wanita yang diduga mengalami gangguan jiwa, di sekitar lokasi temuan mayat tersebut.

"Menurut keterangan saksi, wanita tersebut sedang memakan buah sawit, yang diambilnya dari perkebunan kelapa sawit di sekitar TKP," terangnya.

(Baca: LIVE FACEBOOK - Laga Final Futsal Terbuka Mempawah Antara FC Vs MU Nusantara )

Atas ditemukannya mayat yang tinggal tulang-belulang tersebut, kedua saksi mengabarkan kepada warga lainnya.

Hingga akhirnya, temuan ini dilaporkan ke Polsek Sajingan Besar.

"Kami bersama-sama datang ke TKP dan dilakukan olah TKP, serta mengevakuasi jenasah ke Puskesmas Sajingan Besar. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan medis dan dibuatkan Visum et Repertum," ungkapnya.

Menurut Kapolsek, setelah mendatangi dan melakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat. Pihaknya kemudian mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi.

"Selanjutnya mayat diserahkan ke KUA Sajingan Besar untuk dimakamkan. Hasil pemeriksaan dari Puskesmas Sajingan Besar oleh dr Hendi, Kepala Puskesmas Sajingan Besar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik," tandasnya.

Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved