Polair Polda Kalbar Selamatkan Penyu Hijau

Binatang langka ini ditangkap di sekitaran wilayah konservasi Kepulauan Karimata pekan lalu.

Polair Polda Kalbar Selamatkan Penyu Hijau
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ADELBERTUS CAHYONO
Seorang ABK kapal tanpa nama menunjukkan seekor penyu hijau yang mereka bawa saat dilakukan pemeriksaan oleh jajaran Dit Polairud Polda Kalbar di perairan Pulau Pandan, Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, Kamis (22/2/2018) lalu 

Laporan wartawan Tribun Pontianak, Adelbertus

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Direktorat Polisi Perairan Polda Kalbar menahan R, seorang nakhoda kapal ikan, lantaran kedapatan menangkap satwa dilindungi berupa penyu hijau (Chelonia Mydas).

Binatang langka ini ditangkap di sekitaran wilayah konservasi Kepulauan Karimata pekan lalu.

Baca: WWF Apresiasi Penegakan Hukum Perdana Terhadap Perburuan Telur Penyu di Selatan Kalbar

Dir Polairud Polda Kalbar, Kombes Pol Alex Fauzi Rasad memaparkan, jajarannya gencar melakukan patroli di perairan Pulau Pandan, Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat karena sering mendapat laporan tindakan illegal fishing di kawasan itu.

"KP Antasena-7006 sedang melaksanakan patroli rutin di wilayah Kepulauan Karimata. Kemudian ada laporan dari nelayan sekitar bahwa sering terjadi penangkapan ikan di wilayah konservasi, tepatnya Pulau Pandan," katanya di Mako Dit Polairud Polda Kalbar, Pontianak, Kamis (08/03/2018).

Mendapat laporan tersebut, anggotanya lantas melakukan lego jangkar di sekitar perairan Karimata.

Setelah melakukan pengamatan, pihaknya pun mencurigai sebuah kapal nelayan yang sedang melakukan penangkapan ikan di sekitar lokas konservasi, yang tak lain adalah kapal milik R.

Ketika didekati dan diperiksa maka diketahui dengan kapal itu, R membawa seekor penyu hijau yang diambil dari wilayah konservasi Kepulauan Karimata. "Dari hasil pemeriksaan itulah, R kedapatan telah membawa satu ekor penyu hijau. Kapal itu membawa dua ABK," ungkapnya yang memastikan akan melakukan pendalaman terkait kasus tersebut.

"Kemudian kapal tersebut dikawal dan dibawa ke Mako, tersangka sudah kita tahan," lanjutnya.

Sementara, penyu yang dibawa oleh tersangka sudah dikembalikan ke habitatnya.

Kombes Pol Alex Fauzi Rasad mengaskan, R melanggar Pasal 40 ayat 2 Undang-undang RI Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Didit Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved