Cegah dan Kendalikan Infeksi, RSUD Rubini Mempawah Adakan Workshop PPI

Workshop PPI ini diadakan juga sebagai bentuk pencegahan, dan untuk meminimalkan resiko terjadinya infeksi di rumah sakit

Cegah dan Kendalikan Infeksi, RSUD Rubini Mempawah Adakan Workshop PPI
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / FILE
Rumah Sakit Rubini Mempawah 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ferryanto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH- Dalam meningkatkan kualitas pelayanan petugas Rumah sakit terhadap masyarakat, RSUD dr. Rubini Mempawah, Kabupaten Mempawah mengadakan Workshop PPI yakni Pencegahan dan Pengendalian Infeksi, yang di laksanakan di Aula RSUD dr. Rubini Mempawah. Rabu (07/03/2018) pukul 08.00 WIB.

Workshop PPI ini diadakan juga sebagai bentuk pencegahan, dan untuk meminimalkan resiko terjadinya infeksi di rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

Baca: Dalam Satu Malam, Satres Narkoba Polrsta Pontianak Ciduk 3 Tersangka Narkoba

Pencegahan dan Pengendalian Infeksi meliputi beberapa kegiatan, yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pembinaan, pendidikan, dan pelatihan serta monitoring dan evaluasi.

Baca: Memprihatinkan! Tak Miliki Kursi Roda, Hapiji yang Alami Lumpuh Layu Hanya Bisa Terbaring Lemah

Workshop ini sendiri turut di hadiri oleh narasumber yang didatangkan langsung dari RSUP Fatmawati Jakarta.

Narasumberbpada Workshop ini antara lain adalah dr. Pratiwi Andayani, Sp. A(K), Dra. Debby Dabiel, apt., M. Epid, Ns. Febrianti, S.Kep, dan Ns. Any R., S.Kep.

Direktur RSUD dr. Rubini Mempawah dr. David V.P. Sianipar, M. Kes. Mengatakan bahwa PPI di rumah sakit sangat penting karena hal ini menggambarkan mutu dari pelayanan runah sakit.

"Apalagi akhir - akhir ini muncul berbagai penyakit infeksi baru, wabah atau kejadian luar biasa (KLB) dari penyakit infeksi sulit untuk di perkirakan datangnya, sehingga kewaspadaan melalui survilans dan tindakan pencegahan, serta pengendalian perlu terus di tingkatkan,"paparnya.

Iapun mengingatkan bahwa infeksi yang terjadi di rumah sakit dapat dicegah dan dikendalikan, yakni dengan melakukan langkah - langkah yang sesuai dengan prosedur yang berlaku.

David mengatakan bahwa kegiatan Pencegahan dan Pengendalian infeksi di rumah sakit merupakan suatu standar mutu pelayanan, dan sangat penting pula bagi pasien, petugas kesehatan, maupun pengunjung runah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

"Pengendalian infeksi harus dilaksanakan oleh semua rumah sakit, untuk melindungi pasien, petugas kesehatan, dan pengunjung, dari kejadian infeksi, dengan sekaligus memperhatikan Cost Effectiviness,"tegasnya.

Penulis: Ferryanto
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help