Sering Bangun Mendadak di Tengah Malam, Anda Bisa Berisiko Terkena Penyakit Mematikan Ini

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Jepang dan melibatkan 13 ribu partisipan yang dicek kebiasaan tidur malamnya....

Sering Bangun Mendadak di Tengah Malam, Anda Bisa Berisiko Terkena Penyakit Mematikan Ini
Kelas Sehat
Ilustrasi 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Mirna

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Jepang, di mana sebanyak 13 ribu partisipan dicek kebiasaan tidur malamnya.

Dihasilkan fakta bahwa orang-orang yang kerap terbangun di tengah malam memiliki risiko terkena serangan jantung 99 persen lebih banyak dan terkena stroke 37 persen lebih besar.

Kondisi kualitas tidur yang buruk ini bisa meningkatkan risiko penyakit jantung iskemik, kondisi yang meliputi serangan jantung atau angin, nyeri dada yang terjadi karena kurangnya asupan darah dan oksigen menuju jantung, yang cukup parah.

Baca: Orang Yang Tidur Ngorok Alami Kerusakan DNA, Peneliti Beberkan Akibatnya!

Selain itu, mereka yang terbangun dan akhirnya terjaga hingga lebih dari setengah jam juga akan meningkatkan risiko terkena penyakit jantung hingga 52 persen.

Belum jelas bagaimana bisa gangguan tidur mempengaruhi masalah kesehatan jantung.

Hanya saja, peneliti utama Dr. Nobuo Sasaki yang berasal dari Hiroshima Universitymenyebutkan bahwa menurunnya kualitas tidur ternyata memberikan pengaruh besar bagi risiko penyakit kardiovaskular.

Orang-orang dengan masalah penyakit jantung iskemik juga cenderung memiliki waktu tidur yang lebih singkat dan lebih sering terbangun tengah malam.

Selain itu, Dr. Nobuo menduga jika saat kita terbangun di tengah malam, tubuh ternyata akan mengalami stress dan hal ini bisa mengganggu pernafasan, tekanan darah, sekaligus denyut nadi.

Halaman
12
Penulis: Mirna Tribun
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help