Cap Go Meh

Wisatawan Perancis : Cap Go Meh di Singkawang Sangat Menarik

Ia mengatakan tradisi seperti ini perlu dilestarikan, menurutnya ini adalah festival yang paling menarik diseluruh Indonesia.

Wisatawan Perancis : Cap Go Meh di Singkawang Sangat Menarik
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANESH VIDUKA
Wisatawan asal Perancis, Pascal saat hadir menyaksikan ritual bakar sembilan naga di lapangan Vihara Buddhayana Maha Karuna, Jl KS Tubun, Singkawang, Kalimantan Barat, Jumat (2/3/2018) sore. TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Anesh Viduka

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG- Perayaan Festival Cap Go Meh (CGM) 2569 di kota Singkawang disebut-sebut sebagai Cap Go Meh terbesar di Indonesia, bahkan di dunia.

Pada perayaan Cap Go Meh tahun ini berhasil meraih tiga rekor muri sekaligus, yaitu tatung terbanyak dengan jumlah 1.038 tatung, rekor hiasan lampion terbanyak dengan jumlah total 20.607 buah lampion, dan rekor gerbang kota tertinggi yang dihiasi ornamen Imlek dan CGM dengan tinggi 6 meter dan lebar 12,3 meter.

Baca: Pertama Kali Saksikan Cap Go Meh di Singkawang, Menpora Malah Ajak Wali Kota Berjalan Kaki

Wisatawan asal Perancis, Pascal, mengatakan bahwa acara Cap Go Meh di Singkawang sangat menarik, terlebih ada prosesi ritualnya.

Ia mengatakan tradisi seperti ini perlu dilestarikan, menurutnya ini adalah festival yang paling menarik diseluruh Indonesia.

Baca: Menteri Agama Wakili Presiden Hadiri Cap Go Meh Singkawang

"Menarik sekali, karena aku dari tadi pagi dari jam setengah enam udah ke kelenteng liat persiapan, abis itu liat parade tatung sampai terakhir di sini, selain rame,itu yang menarik bahwa itu suatu ritual yaitu ada aspek suatu ritual yang perlu di lestarikan, dan itu yang menarik, bukan cuma pesta atau karnavalnya, tapi juga ada fungsi dan ritual dan maknanya, karena itu ada semuanya sekaligus ku rasa bahwa itu adalah festival yang paling menarik diseluruh Indonesia ," katanya saat menyaksikan ritual bakar sembilan naga di lapangan Vihara Buddhayana Maha Karuna, Jl KS Tubun, Singkawang, Kalimantan Barat, Jumat (2/3/2018) sore.

Pascal mengaku tau akan ada festival Cap Go Meh di Singkawang dari baca majalah kemudian ia cari informasi di internet dan liat foto-fotonya.

"Dan kebetulan dua minggu aku di Kalimantan, ke Kapuas Hulu dan baliknya ke Pontianak,yaudah aku sekaligus ke sini, karena pas kebetulan lagi Cap Go Meh,aku mau lihat,kebetulan ada teman juga mau ke sini, jadi aku gabung sama mereka," jelasnya.

"Ini menarik sekali, tahun depan kalau kesini lagi bisa bawa teman, pokoknya itu sangat menarik sekali setelah disaksikan," pungkasnya.

Yuk! Like Fanpage Tribun Pontianak Interaktif Berikut Ini:

Penulis: Anesh Viduka
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved